Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS udara di ibu kota yang semakin tidak sehat membutuhkan usaha ekstra untuk mengurangi sumber polusi yang selama ini berasal dari berbagai aktivitas mesin dengan bahan bakar fosil. Selain menciptakan penghijauan di Jakarta, pengurangan polutan bisa dilakukan dengan upaya sederhana yakni menanam tumbuhan di sekitar kita.
"Ada beberapa faktor pembersih selain tentu saja mengurangi sumber polusi. Hijaukan Jakarta, maka akan menjadi faktor pembersih dengan banyak tumbuh-tumbuhan yang tinggi bukan sekadar tumbuhan lidah buaya, lidah mertua, lidah keponakan," ujar Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT Tri Handoko Seto di Jakarta, Selasa (30/7).
Baca juga: Pembagian Lidah Mertua Dinilai bukan Solusi Polusi Udara Jakarta
Tumbuhan tinggi, lanjutnya, sangat diperlukan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.
"Tumbuh-tumbuhan yang punya kemampuan tinggi untuk menyerap karbon harusnya disediakan di setiap gedung. Lalu gedung punya sirkulasi air yang baik (pancuran air berputar), karena air bersirkulasi akan menyentuh udara dan akan menangkap polutan untuk pembersih," tandasnya.(OL-5)
Ilmuwan Penn State berhasil membuktikan teori seabad lalu, puncak pohon mengeluarkan cahaya redup saat badai yang mampu membersihkan polusi udara.
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menggelar uji emisi kendaraan di kawasan Terminal Blok M, Jakarta.
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved