Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERMAIN merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dari beragam jenis permainan, salah satu yang diutamakan ialah bermain di luar ruang. Mengapa demikian?
"Karena bermain di luar ruang mampu memberikan beragam jenis stimulasi secara bersamaan. Stimulasi yang demikian itu sangat baik untuk perkembangan anak," ujar dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI)-Pondok Indah, dr Catharine M Sambo SpA(K), pada diskusi kesehatan anak di Jakarta, pekan lalu.
Ia mencontohkan, saat anak keluar, ia akan merasakan perubahan suhu udara, merasakan terpaan sinar matahari, mencium aroma yang ada di lingkungan terbuka, melihat hewan seperti kucing dan anjing, dan melihat daun di pepohonan. Semuanya itu didapat anak secara bersamaan dan menstimulasi perkembangan berbagai bagian otak anak.
Semakin banyak anak mendapatkan stimulasi, sinaps-sinaps atau hubungan antarsel saraf di otak semakin berkembang. Semakin banyak sinaps, semakin tinggi kemampuan berpikir si anak.
"Dengan bermain di luar ruang, anak bisa mendapatkan pengalaman indriawi tentang dunia nyata. Itu merupakan unsur stimulasi yang penting," tegasnya.
Ia menekankan, sangat berbeda ketika anak melihat daun yang sesungguhnya, dengan melihat foto daun di komputer atau gawai. "Ada kasus, anak yang bisa menyebut 'apel' ketika diperlihatkan foto apel di gawai, tapi ketika disodori apel yang sesungguhnya dia tidak bisa mengenalinya sebagai apel," tutur Catharine.
Kemampuan penting lain yang bisa didapat dari bermain di luar ruang ialah yang terkait dengan spasial. Misalnya, mengenali lokasi rumahnya. "Beda ya, antara kemampuan anak menyebut alamat ketika ditanya rumahmu di mana, dan kemampuan menunjukkan posisi rumah ketika ditanya rumahmu yang mana."
Bermain di luar ruang, lanjut Catharine, juga melatih anak memecahkan masalah. Misalnya, saat bermain jual-beli bersama teman, tidak ada uang-uangan, anak bisa menggunakan daun sebagai penggantinya. "Dan tentu saja, bermain di luar ruang juga bermanfaat untuk melatih motorik anak, seperti saat mereka berlarian, melompat, dan bergantungan," imbuh Catharine.
Dengan segala manfaat tersebut, Catharine menyarankan agar orangtua mendorong dan memberi kesempatan anak bermain di luar ruang dengan tetap disertai upaya menjaganya dari risiko bahaya yang mungkin terjadi. "Perlu diingat, bahkan teknologi canggih seperti VR (virtual reality) pun tidak dapat menggantikan berbagai manfaat bermain di luar ruang," cetus Catharine.
Demam, jangan panik
Ada kalanya, seusai bermain di luar ruang, anak mengalami demam. Menurut Catharine, orangtua sebaiknya jangan panik. Demam itu mungkin 'hanya' gejala anak dehidrasi atau kekurangan cairan.
"Kadang saking asyiknya bermain, anak lupa atau enggan minum. Padahal, tubuhnya berkeringat karena gerak terus dan panas-panasan. Akibatnya, anak dehidrasi. Salah satu gejala dehidrasi ialah demam," tutur Catharine.
Karena itu, sarannya, ketika anak demam sepulang dari bermain, lebih baik beri minum lebih dulu daripada langsung memberi obat penurun panas. Lengkah selanjutnya, beri anak kompres hangat. Umumnya, demam anak akan turun dengan sendirinya.
"Yang perlu diwaspadai ialah jika anak demam disertai kesulitan bernapas, muntah-muntah, menangis terus, tidak mau makan, bahkan kesadaran menurun. Segera periksakan ke dokter," pungkasnya. (*/H-2)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved