Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUSTIN Bieber, 31, membagikan curahan hati panjang dalam huruf kapital di Instagram pada Minggu, 16 Maret. Dalam unggahannya, ia mengaku merasa seperti "tenggelam" dan harus berusaha untuk "melepaskan kebencian."
"Sejak kecil, aku selalu diberitahu untuk tidak membenci," tulisnya di awal. "Tapi itu membuatku merasa seolah-olah aku tidak diizinkan merasakannya, jadi aku tidak pernah memberi tahu siapa pun bahwa aku memilikinya."
Bieber mengungkapkan menyembunyikan perasaan benci itu justru membuatnya merasa seperti tenggelam, karena ia merasa "tidak aman untuk mengakuinya."
"Aku pikir kita hanya bisa melepaskan kebencian jika kita pertama-tama mengakui bahwa itu ada," lanjutnya. "Bagaimana mungkin kita tidak merasa benci setelah semua luka yang telah kita alami?"
Pekan lalu, penyanyi Stay ini juga membagikan refleksi tentang keraguan dirinya di Instagram Stories. "Sepanjang hidupku, orang-orang berkata, 'Wow Justin, kamu pantas mendapatkannya,' tapi aku secara pribadi selalu merasa tidak layak," tulisnya pada 13 Maret.
"Aku merasa seperti seorang penipu. Saat orang mengatakan aku pantas mendapatkan sesuatu, aku merasa licik, seperti, 'Sial, andai saja mereka tahu apa yang kupikirkan.'"
Bieber juga mengaku sering merasa "tidak siap dan tidak memenuhi syarat" dalam banyak hal.
Sementara itu, pada 8 Maret, ia membagikan unggahan lain yang samar tentang tidak perlu membuktikan apa pun, yang diduga berkaitan dengan kekhawatiran penggemar terhadap kesehatannya.
"Hari ini kita tidak perlu membuktikan apa pun, hanya menerima dan mensyukuri anugerah kehidupan," tulisnya. "Tidak ada yang berutang pada kita, dan kita juga tidak berutang apa pun kepada siapa pun." Ia menyertakan lagu Sir Duke (1976) dari Stevie Wonder sebagai latar.
Kekhawatiran Penggemar dan Bantahan dari Tim
Justin pertama kali memicu kekhawatiran penggemar terkait kesehatannya setelah muncul dugaan perubahan dalam penampilan fisik dan perilakunya pada Februari.
Namun, dalam pernyataan yang pertama kali dipublikasikan oleh TMZ pada 23 Februari, anggota tim pasangan itu membantah rumor tersebut. Mereka menyebut narasi tentang kesehatan Justin dan dugaan penggunaan narkoba adalah "tidak benar."
Mereka juga menambahkan rumor itu "melelahkan dan menyedihkan," serta menegaskan "meskipun kebenaran sudah jelas, orang-orang tetap berusaha mempertahankan narasi negatif yang sensasional dan merusak." (People/Z-2)
Instagram merilis fitur terbaru di 2026 yang fokus pada integrasi AI canggih dan pengalaman AR. Simak daftar fitur unggulannya di sini.
Instagram secara resmi memperkenalkan kemampuan bagi pengguna untuk menyunting komentar yang telah dipublikasikan.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved