Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER Sean "Diddy" Combs saat ini berada di balik jeruji besi. Tapi pengaruhnya masih cukup kuat.
Mogul musik berusia 54 tahun itu berada dalam tahanan federal di Brooklyn, New York, setelah permohonan jaminannya dua kali ditolak. Ia didakwaan perdagangan manusia untuk tujuan seksual serta beberapa gugatan sipil, namun menurut seorang sumber kepada PEOPLE, banyak orang masih takut akan tindakannya yang mungkin terjadi.
"Dia sangat berkuasa. Semua orang takut untuk menentangnya," kata sumber tersebut. "Meskipun dia sekarang berada di penjara, dia tetap sangat berkuasa. Kami semua sudah mengetahuinya sejak dulu."
Baca juga : Ibu Sean "Diddy" Combs Bela Putranya di Tengah Tuduhan Berat
Sumber itu melanjutkan, "Orang-orang selalu menganggap obsesinya dalam mengontrol segala hal sebagai tanda jenius kreatif."
Bulan lalu, Combs didakwa otoritas federal. Ia menghadapi dakwaan perdagangan manusia, pemerasan, dan transportasi untuk tujuan prostitusi.
Rapper "Last Night" itu telah mengajukan pembelaan tidak bersalah atas semua dakwaan, meskipun ia bisa menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti bersalah.
Baca juga : Keluarga Tupac Shakur Sewa Pengacara Alex Spiro untuk Selidiki Keterkaitan Sean Combs
"Dia sangat cerdas," tambah sumber tersebut tentang Combs. "Dia mengenal banyak orang, dan dia telah membantu banyak orang — jadi banyak orang yang berutang padanya. Dia tahu itu."
Orang dalam itu mengatakan pendiri Bad Boy Records itu "mampu melakukan banyak hal — jauh lebih banyak daripada yang orang pikirkan, bahkan sekarang."
Perwakilan Combs belum segera menanggapi permintaan komentar dari PEOPLE.
Baca juga : Hotline Korban P Diddy Dihujani 12.000 Panggilan dalam 24 Jam
Selain dakwaan pidana, Combs juga menjadi terdakwa dalam beberapa gugatan dan bisa menghadapi hingga 120 kasus lainnya setelah pengacara terkenal Tony Buzbee mengklaim banyak penuduh lainnya berencana untuk mengajukan keluhan.
Tuduhan terhadap pemenang Grammy ini berpusat pada dugaan "freak offs," yang digambarkan oleh pihak berwenang sebagai pertunjukan seks mewah dengan pekerja seks pria dan wanita yang dipaksa atau dipengaruhi untuk berpartisipasi. Pengacara Combs telah membantah tuduhan tersebut.
Minggu ini, ibu Diddy, Janice Small Combs, mengeluarkan pernyataan dukungan. "Anakku bukan monster seperti yang digambarkan mereka, dan dia pantas mendapatkan kesempatan untuk menceritakan sisi ceritanya," katanya. "Aku hanya bisa berdoa agar aku masih hidup untuk melihat dia menyatakan kebenarannya dan dibebaskan." (People/Z-3)
Vonis itu menyusul permintaan maaf terbuka P Diddy kepada para korban, termasuk mantan kekasihnya, Cassie Ventura, yang menjadi salah satu figur kunci dalam kasus ini.
Dijelaskan Jane dalam persidangan, Hotel Nights melibatkan tiga kali hubungan seksual dengan seorang gigolo.
PENGACARA Sean P Diddy telah mengajukan berbagai jaminan agar sang mogul musik tersebut tak mendekam di balik jeruji besi. Namun, hakim terus menolak berbagai skenario jaminan dan permintaan
Pengacara Diddy disebut mencoba untuk “membajak” kasus kriminal karena meminta hakim untuk memaksa pengungkapan bukti lebih awal, termasuk identitas para penuduhnya.
Dua gugatan baru telah diajukan di New York terhadap Sean "Diddy" Combs, menuduhnya melakukan pelecehan seksual terhadap pria di bawah umur.
Selena Gomez membuat kesalahan kecil saat memperkenalkan sosok di acara amal Rare Impact Fund di Los Angeles, ketika ia secara tidak sengaja memanggil Didi Hirsch sebagai “Diddy.”
Psikolog Phoebe Ramadina mengingatkan bahwa rasa tidak nyaman adalah indikator utama pelecehan seksual, meski dibungkus candaan atau pujian di media sosial.
Psikolog klinis Phoebe Ramadina menegaskan rasa tidak nyaman adalah indikator utama pelecehan seksual, baik verbal maupun daring. Simak cara menghadapinya.
PERKULIAHAN di Universitas Indonesia (UI) berjalan normal setelah 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terduga pelecehan seksual secara verbal dinonaktifkan.
Psikolog Kasandra Putranto ingatkan bahaya normalisasi pelecehan seksual verbal seperti catcalling dan candaan seks yang berdampak buruk bagi korban.
DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Jabar akan melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru besar Universitas Padjajaran Bandung.
Universitas Indonesia (UI) harus memberikan sanksi tegas terhadap mahasiswa yang diduga terlibat dalam percakapan bermuatan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum (FH).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved