Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMA tidak menyapa penggemarnya di media sosial, aktor asal Amerika Serikat (AS) Chris Evans kembali ke Instagram dan membagikan momen manis bersama beberapa anjing. Sebagai seorang dog lover, Evans kerap membagikan momen manis bersama dengan anjing-anjing peliharaannya.
Setelah enam bulan absen, bintang The Avengers itu hadir kembali mengunggah video dengan memperlihatkan dirinya sedang berada di tempat penampungan hewan Animal Haven, yang berlokasi di Kota New York.
Pada momen tersebut, pria 42 tahun itu terlihat sedang memperhatikan kondisi berbagai anjing yang menunggu untuk diadopsi olehnya di pusat perawatan.
Baca juga: Scarlett Johansson dan Chris Evans Temui Jeremy Renner Pascakecelakaan
“Halo semuanya! Saya kembali. Saya bersyukur atas banyak hal yang terjadi di tahun ini, tapi anjing selalu berada di urutan teratas dan menjadi prioritas,” jelasnya seperti dilansir dari Instagram pribadinya, @chrisevans, Jumat (24/11).
Pemeran Captain America itu menginformasikan bahwa banyak anjing tersebar yang tidak bertuan sehingga harus hidup di berbagai rumah penampungan. Dia pun mengajak penggemar untuk mengadopsi anjing di penampungan.
“Di seluruh penjuru negeri, ada ribuan anjing yang menunggu untuk diadopsi dari tempat penampungan. Mereka sangat membutuhkan rumah sama seperti anjingku, Dodger. Kunjungi tempat penampungan,” ujar aktor Ghost itu menjelaskan dalam video tersebut.
Baca juga: Bosan dengan Chris Evans Jadi Captain America? di Film Ini Perannya Berbeda 180 Derajat
Saat berada di tempat penampungan, Evan juga membeli makanan ringan untuk anjing dengan merk Jinx.
“Anjing mana pun yang kami temui hari ini yang diadopsi, Jinx akan menyumbangkan makanan anjing selama satu tahun penuh,” kata Evans, yang merupakan investor dan juru bicara perusahaan yang memproduksi Jinx
Pada saat wawancara bersama Jimmy Kimmel Live, Evans juga bercerita mengenai latar belakang nama Dodger. Meskipun dia dipanggil Benny selama sebulan di tempat penampungan, Chris memilih nama Dodger karena alasan yang sangat lucu.
“Ada film animasi berjudul Oliver & Company, selama saya tumbuh besar, saya sering sekali menontonnya,” katanya.
Chris juga merasa jatuh cinta dengan Dodger saat pertama kali melihatnya sehingga memutuskan untuk membawa pulang dan mengadopsinya.
“Ketika saya pertama kali melihatnya di tempat penampungan, saya hanya berkata, ‘Ya ampun, dia terlihat seperti Dodger dari Oliver & Company’ dan kemudian setelah saya memutuskan untuk membawanya pulang, saya melalui proses berpikir nama lain untuknya dan saya tidak bisa melepaskan kata Dodger dalam pikiran,” jelasnya seperti dilansir dari Popsugar. (Z-1)
Aktor pemeran Steve Rogers, Chris Evans, akhirnya memberikan tanggapan terkait rumor yang beredar kencang di kalangan industri perfilman Hollywood tersebut.
SETELAH bertahun-tahun bersikeras bahwa kisahnya di Marvel Cinematic Universe (MCU) telah berakhir, Chris Evans akhirnya resmi kembali memerankan Steve Rogers atau Captain America.
Dalam ajang CinemaCon 2026 di Las Vegas, Kevin Feige bersama Russo Brothers dan jajaran aktor papan atas secara resmi memperkenalkan trailer perdana Avengers: Doomsday.
Robert Downey Jr. menciptakan momen "mix-up" ikonik di Oscar 2026 saat salah menyebut nama Channing Tatum.
Film yang disutradarai David Ayer ini dibintangi oleh Keanu Reeves, Forest Whitaker, Chris Evans, Hugh Laurie, Naomie Harris dan Terry Crews.
Santa Claus yang dalam cerita ini punya nama kode Red One diculik oleh pihak misterius dari Kutub Utara, mengancam perayaan Natal di seluruh dunia.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved