Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH kehilangan pelanggan, Netflix juga kehilangan sutradara kenamaan serelah sutradara Italia pemenang Piala Oscar, Paolo Sorrentino mengatakan dirinya tidak mau lagi membuat film untuk layanan streaming itu.
"Mungkin saya semakin tua namun yang terbaik bagi saya adalah menbuat film untuk layar lebar," ujar Sorrentino saat hadir di Festival Film Cannes.
Sutradara film The Great Beauty, yang memenangkan Piala Oscar untuk film berbahasa asing terbaik pada 2014 mengatakan kekuatan film hanya bisa dirasakan dengan penuh jika ditonton di layar lebar.
Baca juga: Netflix akan Hadirkan Fitur Siaran Langsung
"Dengan serial televisi, tidak mudah mengingat gambar yang luar biasa. Saya tidak menonton film yang dibuat untuk televisi karena saya tidak menemukan apa yang saya cari," ungkap Sorrentino.
Sorrentino merupakan salah satu sutradara kenamaan, termasuk Martin Scorsese dan Jane Campion, yang menuai keuntungan dari Netflix selama beberapa tahun terakhir.
Dia memproduksi serial The Young Pope serta film autobiografi The Hand of God untuk Netflix.
"Film yang saya buat Netflix bagus untuk Netflix namun itu bukanlah hal yang ingin saya ulangi lagi," ujarnya.
Awal tahun ini, Netflix mengumumkan mereka kehilangan pelanggan untuk pertama kalinya dalam tempo satu dekade.
Keputusan Sorrentino bisa dipastikan disambut gembira oleh penyelenggara Festival Film Cannes, yang melarang Netflix dan layanan streaming lainnya ambil bagian dalam festival itu. (AFP/OL-1)
Sutradara Wregas Bhanuteja mengungkap film Para Perasuk bukan genre horor, melainkan drama obsesi manusia. Simak jadwal tayang dan daftar pemainnya.
Sutradara Joko Anwar ungkap alasan pilih warna kuning untuk baju tahanan di film Ghost in the Cell sebagai simbol harapan di tengah dunia yang kelam.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Konflik memuncak ketika sang protagonis menyadari bahwa "entitas" yang mengabulkan keinginan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh utang nyawa terbayar.
Cerita berfokus pada Thomas Malone (Bruce Willis), seorang mantan detektif yang menjalani hukuman seumur hidup atas kejahatan yang tidak ia lakukan.
Film Apex yang dibintangi Bruce Willis kini tersedia di Netflix. Simak sinopsis aksi perburuan manusia yang menegangkan di pulau terpencil.
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.
Simak fakta menarik If Wishes Could Kill, drama Korea horor remaja pertama Netflix tentang aplikasi maut Girigo yang tayang April 2026.
Drama Korea If Wishes Could Kill tayang di Netflix mulai 24 April 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan misteri aplikasi maut Girigo di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved