Drama Korea Horor Muncul Kembali, ‘If Wishes Could Kill’ Gabungkan Horor dengan Perdukunan

Asha Bening Rembulan
26/4/2026 12:17
Drama Korea Horor Muncul Kembali, ‘If Wishes Could Kill’ Gabungkan Horor dengan Perdukunan
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.(Netflix)

GENRE horor di Korea Selatan nampaknya mulai naik daun dan dikenal secara global melalui film-film ternama, seperti A Tale of Two Sister dan The Wailing. Namun, genre horor seperti ini masih belum banyak ditemukan di drama Korea.

Beberapa tahun terakhir, drama Korea bergenre horor dan thriller yang berhasil mencuri khalayak publik, seperti drama All of Us Are Dead, Sweet Home, atau Night Has Come. Kini, drama Korea menyajikan film horor, thriller, dilengkapi dengan sentuhan gore pada drama berjudul If Wishes Could Kill.

 If Wishes Could Kill merupakan drama Korea yang memadukan drama remaja, horor teknologi, dan misteri okultisme yang berusaha untuk mematahkan kutukan tersebut. Penggarapan ulang kisah hantu kuno ini menjadi perpaduan menarik antara tradisi rakyat Korea dengan teknologi modern yang membuat penonton merinding sekaligus penasaran.

Sinopsis If Wishes Could Kill

Drama ini berlatar SMA Seorin yang menerima kabar bahwa para siswanya akan mengalami kematian mendadak karena kutukan aplikasi Girigo. Aplikasi ini dapat mengabulkan setiap keinginan dengan mengunggah video permohonan.

Kutukan Girigo dapat terjadi hanya dengan mengirimkan video rekaman diri sendiri yang menyampaikan permintaan dengan nama dan tanggal lahir yang terlihat. Meskipun permintaan dikabulkan, tetapi harus ada harga yang dibayar, Girigo meminta nyawa pembuat permohonan.

Yoo Se-ah (Jeon So-young) merupakan anggota tim atletik yang menjanjikan di SMA Seorin, ia mencoba mengungkap rahasia tersembunyi dari aplikasi Girigo. Dibantu dengan Lim Na-ri (Kang Mi-na), seorang siswa populer, Kim Geon-woo (Baek Sun-ho), kekasih dari Se-ah, Kang Ha-joon (Hyeon Woo-seok), seorang siswa yang bisa membongkar kedok Girigo, serta Hyeong-wook (Lee Hyo-je), seorang siswa nakal yang membuat permintaan di Girigo.

Kelima siswa tersebut harus bekerja sama untuk mengungkap rahasia Girigo sebelum aplikasi tersebut membunuh siswa-siswa yang lain.

Bawa Tradisi Perdukunan Korea

 If Wishes Could Kill membawa banyak detail perdukunan Korea atau mu-sok, suatu agama asli dari Semenanjung Korea. Berdasarkan kepercayaan mu-sok, roh leluhur memiliki pengaruh pada kehidupan yang menyebabkan manusia mendapatkan keberuntungan baik atau buruk.

Dukun Korea atau mu-dang, bertindak sebagai jembatan antara dunia roh dan dunia fana yang kemudian memanfaatkan kemampuan ini untuk membantu klien dengan berbagai kebutuhan.

 If Wishes Could Kill menggambarkan perdukunan dengan cara yang mirip seperti film Exhuma. Drama ini memperlihatkan karakter dukun sebagai pejuang yang rendah hati, berkekuatan besar, dan mau berkorban.

Di mana Menonton If Wishes Could Kill?

 If Wishes Could Kill membawa angin segar pada industri drama Korea dengan menghadirkan alternatif lain dalam genre horor dengan menggabungkan tradisi Korea dan disisipi beberapa adegan gore yang membuat penonton merinding.

Bagi Anda yang tertarik untuk menyaksikan drama ini, Anda dapat menontonnya di Netflix.  If Wishes Could Kill telah tersedia lengkap delapan episode. (Asian Wiki/TIME/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya