Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Joko Anwar kembali memberikan sentuhan filosofis dalam karya terbarunya yang bertajuk Ghost in the Cell. Salah satu detail yang mencuri perhatian adalah pemilihan warna kuning untuk seragam tahanan dalam film tersebut, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 April 2026.
Dalam sesi wawancara seusai pemutaran film di Jakarta, Kamis (9/4/2026), Joko menjelaskan bahwa pemilihan warna kuning bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, warna tersebut merepresentasikan "monster" sekaligus menjadi simbol kontras di tengah atmosfer cerita yang suram.
"Sebenarnya ini lebih ke monster. Lebih ke monster, ya kuning lah. Warna ini memberikan semacam harapan bagi dunia yang begitu kelam (dalam film)," ujar Joko Anwar kepada awak media.
Sebelum menetapkan pilihan pada warna kuning, Joko mengungkapkan bahwa tim produksi sempat mempertimbangkan beberapa opsi warna lain, seperti biru dan hijau. Namun, kedua warna tersebut dinilai terlalu memberikan kesan tenang, yang dianggap kurang selaras dengan visi artistik film ini.
"Biru warna yang sangat menenangkan, kami enggak jadi pilih. Terus kami juga ada pilihan warna hijau. Hijau juga sangat menenangkan, walaupun banyak orang bilang bahwa hijau adalah warna korupsi dalam bahasa film," jelasnya lebih lanjut.
Berikut adalah perbandingan makna warna yang sempat dipertimbangkan oleh tim produksi Ghost in the Cell:
| Warna | Makna/Alasan Penolakan | Status |
|---|---|---|
| Kuning | Simbol monster dan secercah harapan di dunia kelam. | Dipilih |
| Biru | Terlalu menenangkan untuk atmosfer film. | Ditolak |
| Hijau | Menenangkan; sering diasosiasikan dengan korupsi dalam sinema. | Ditolak |
Film Ghost in the Cell dikembangkan oleh Joko Anwar dalam rentang waktu yang cukup panjang, yakni dari 2018 hingga 2025. Cerita ini lahir dari hasil pengamatannya terhadap berbagai fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat Indonesia.
Joko menggunakan latar penjara sebagai metafora kuat untuk menggambarkan keterbatasan ruang gerak warga dalam sebuah sistem. Ia ingin memperlihatkan bagaimana sistem dapat membuat individu tidak menyadari realitas yang sebenarnya terjadi di luar kendali mereka.
Meski mengusung tema yang berat, Joko tetap menyisipkan pesan optimisme. Ia menekankan pentingnya menjaga harapan, sekecil apa pun itu.
"Kita mungkin bisa putus asa, tapi enggak boleh putus asa 100 persen. Karena apa? Pasti ada 10 persen yang masih punya harapan dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Sutradara Wregas Bhanuteja mengungkap film Para Perasuk bukan genre horor, melainkan drama obsesi manusia. Simak jadwal tayang dan daftar pemainnya.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved