Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Wregas Bhanuteja memberikan penegasan mengejutkan mengenai karya layar lebar terbarunya yang bertajuk Para Perasuk. Meski judul dan premisnya bersinggungan dengan fenomena supranatural, Wregas menyatakan bahwa film ini bukanlah sebuah film horor.
Pernyataan tersebut disampaikan Wregas dalam konferensi pers usai acara pratayang film Para Perasuk di Jakarta, dikutip Jumat (17/4). Ia menjelaskan bahwa fokus utama cerita ini adalah tentang kedalaman psikologis dan ambisi seseorang.
“Film ini bukan film horor ya, karena saya sendiri penakut. Film ini tentang obsesi manusia,” ujar Wregas dengan nada berseloroh namun serius.
Wregas mengungkapkan bahwa proses kreatif film yang dimulai sejak 2024 ini sangatlah personal. Baginya, Para Perasuk adalah cerminan perjalanan pribadinya dalam mencintai dunia sinema. Ia menceritakan bagaimana kegemarannya membuat karya visual sejak bangku sekolah perlahan berubah menjadi obsesi yang sempat membuatnya berjarak dengan realitas dan orang-orang terdekat.
“Aku menyadari kalau film itu potret dari kehidupan, kenapa aku melupakan kehidupan asli itu sendiri, dan kenapa aku malah terfokus pada frame yang hanya berukuran 16:9 ini. Jadi itulah titik yang merubah aku bahwa hidup lebih penting dari film,” tuturnya.
Dalam narasinya, obsesi tersebut diproyeksikan melalui karakter utama bernama Bayu. Bayu digambarkan sebagai pemuda yang memiliki ambisi besar untuk menjadi perasuk atau perantara roh terbaik di tengah ancaman kekuatan luar yang melanda desanya.
Alih-alih menampilkan adegan yang sekadar mengejar efek kejut (jumpscare), Wregas memilih mengeksplorasi fenomena kerasukan sebagai sebuah pengalaman komunal masyarakat. Film ini mencoba membedah bagaimana sebuah tradisi atau fenomena mistis berkelindan dengan emosi manusia dan mimpi untuk memaafkan masa lalu.
Film ini didukung oleh jajaran aktor dan aktris papan atas Indonesia yang menjanjikan kualitas akting mendalam. Berikut adalah detail informasi mengenai film Para Perasuk:
| Informasi Film | Detail |
|---|---|
| Judul | Para Perasuk |
| Sutradara | Wregas Bhanuteja |
| Genre Utama | Drama / Obsesi Manusia |
| Pemeran Utama | Maudy Ayunda, Angga Yunanda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, Anggun C Sasmi |
| Mulai Produksi | Tahun 2024 |
| Jadwal Tayang | 23 April 2026 |
Bagi para pencinta sinema yang merindukan tontonan dengan kedalaman emosional dan visual yang kuat, Para Perasuk dijadwalkan akan menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 April 2026 mendatang. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Sutradara Joko Anwar ungkap alasan pilih warna kuning untuk baju tahanan di film Ghost in the Cell sebagai simbol harapan di tengah dunia yang kelam.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved