Dukung Penerbangan Haji 2026, Pasokan Avtur Dipastikan Terjaga

Naviandri
23/4/2026 16:39
Dukung Penerbangan Haji 2026, Pasokan Avtur Dipastikan Terjaga
Maskapai penerbangan haji 2026(Pertamina Patra Niaga Regional JBB.)

KEMENTERIAN Agama Republik Indonesia menetapkan pemberangkatan jemaah Haji 2026/1447 Hijriah dimulai sejak tanggal 21 April 2026. Dalam mendukung kelancaran ibadah Haji 2026 ke tanah suci Mekkah, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menjamin ketersedian stok serta kelancaran distribusi Avtur, di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta dan AFT Kertajati. 

Seperti diketahui bahwa pelayanan avtur, untuk airline embarkasi dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta akan disuplai dari Soekarno Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI). Sementara untuk Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Indramayu akan disuplai dari AFT Kertajati Majalengka Jabar.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, Kamis (23/4) menerangkan, bahwa AFT Soekarno Hatta dan AFT Kertajati memiliki cadangan avtur yang memadai serta didukung fasilitas dan infrastruktur yang andal guna memenuhi kebutuhan bahan bakar penerbangan haji tahun 2026.

"Adapun layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yaitu fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada kedua fase tersebut, Pertamina Patra Niaga JBB memastikan kesiapan operasional dan keandalan pasokan avtur di seluruh titik layanan," jelasnya.

Susanto menyebut, untuk tahun 2026, terdapat penerbangan embarkasi haji 2026 dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia Airlines (GIA) dan Saudi Arabian Airlines (Saudia) di wilayah JBB. Terdapat 84 kloter dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan penerbangan haji perdana tanggal 22 April 2026 maskapai Garuda Indonesia pukul 00.45 WIB dan maskapai Saudi Arabian tanggal 22 April pukul 07.30 WIB. Sementara untuk Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati terdapat 40 kloter dengan penerbangan haji perdana maskapai Saudi Arabian tanggal 22 April 2026 pukul 09.00 WIB.

“Memastikan pasokan avtur untuk penerbangan haji tetap andal di seluruh titik layanan melalui rantai pasok terintegrasi, dari kilang hingga pengisian ke pesawat. Seluruh proses pengisian dan transaksi dapat dipantau secara real-time, sehingga lebih transparan, efisien, dan akuntabel, termasuk dalam distribusi ke maskapai seperti Garuda Indonesia dan Saudi Arabia,” paparnya.

Susanto menyampaikan doa terbaik untuk jemaah haji 2026 yang akan berangkat semoga diberikan kelancaran, kesehatan selama menjalankan ibadah di tanah suci dan menjadi Haji yang Mabrur serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat.(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya