Sebanyak 1.114 Jemaah Haji 2026 Asal Kabupaten Klaten Pamit, Dibekali Sambal Pecel

Djoko Sardjono
28/4/2026 16:10
Sebanyak 1.114 Jemaah Haji 2026 Asal Kabupaten Klaten Pamit, Dibekali Sambal Pecel
Jamaah calon haji Kabupaten Klaten 1447 H/2026 pada acara pamitan di Grha Bung Karno.(Djoko Sardjono/MI)

SEBANYAK 1.114 jemaah haji 2026/ 1447 asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berpamitan dalam acara pengajian yang diselenggarakan di Grha Bung Karno Klaten, Selasa (28/4).

Acara itu menandai persiapan keberangkatan jemaah haji Indonesia asal Klaten menuju Tanah Suci yang dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Forkopimda, Pj Sekda, petugas haji, dan tokoh agama.

Pada haji 2026, Kabupaten Klaten memberangkatkan 1.114 jemaah haji 2026 yang terdiri atas laki-laki 530 dan perempuan 584 jamaah. Mereka akan diberangkatkan dalam enam kloter.

Para jemaah haji 2026 terbagi dalam kloter 20, 59, 60, 61, 62, dan 81. Kloter 20 sudah berangkat Senin (27/4), kloter 59 Minggu (10/5), kloter 60, 61, 62 Senin (11/5), dan kloter 81 Rabu (20/5).

Jemaah haji  2026 secara simbolis diberi bekal lauk berupa kering kentang, kering teri, abon, srundeng kelapa, dan sambel pecel oleh Bupati Klaten.

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan selamat kepada jemaah haji 2026 Kabupaten Klaten yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

“Acara di Grha Bung Karno, hari ini, momen yang sangat istimewa. Bukan hanya sekadar acara seremonial pamitan, tetapi juga menjadi acara yang penuh doa dan harapan,” jelasnya.

Ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan rohani untuk belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan, serta ketaatan kepada Allah SWT.

“Kepada seluruh jemaah haji haji Kabupaten Klaten, saya berpesan jadikan perjalanan ibadah ini sebagai pengabdian yang tulus, bukan untuk hal-hal duniawi,” kata Bupati Hamenang.

Selain itu,  ia berharap agar jemaah haji mematuhi aturan dan arahan petugas, baik petugas dari Indonesia maupun dari Pemerintah Arab Saudi. Hal ini penting untuk kelancaran dan keselamatan selama prosesi ibadah haji.

“Para petugas haji, saya titipkan amanah untuk mendampingi, membimbing, dan melayani jamaah dengan sepenuh hati. Ini tugas mulia, yang insyaallah akan menjadi ladang pahala,” ujarnya.

Salah satu jemaah haji 2026, Retno Wiyani, 64, warga Perum Griya Prima, saat ditemui menyampaikan syukur alhamdulillah tahun ini bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ia mengaku mendaftar haji pada 2012. Tetapi, tahun ini baru bisa berangkat atau setelah menunggu 12 tahun. Untuk keberangkatannya ke Tanah Suci juga sudah siap secara fisik maupun mental. “Terkait bekal lauk yang diberikan kepada jamaah, kami terima kasih kepada Bupati Klaten. Kering kentang, kering teri, abon, srundeng, dan sambal pecel ini untuk lauk di Tanah Suci,” ujanya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya