Bahlil Tegaskan Stok Elpiji Subsidi Aman, Harga tidak Naik

Ihfa Firdausya
20/4/2026 15:34
Bahlil Tegaskan Stok Elpiji Subsidi Aman, Harga tidak Naik
Ilustrasi(MI/IHFA FIRDAUSYA)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan keamanan stok elpiji subsidi atau 3 kg. Tidak seperti harga elpiji non-subsidi yang baru saja naik, Bahlil juga menegaskan tidak ada kenaikan untuk elpiji 3 kg.

"Untuk 3 kilogram itulah LPG yang disubsidi. Sementara yang di atas 3 kilogram itulah LPG yang tidak disubsidi. Nah khusus untuk LPG yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional. Harganya tidak ada kenaikan. Flat. Sama dengan harga bensin RON 90 dan harga solar CN 48," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4).

Ia juga memastikan sejauh ini tidak ada laporan kelangkaan elpiji subsidi. "Kalau dibilang langka, saya pikir laporan dari kami standar minimum di atas 10 hari kok, di atas standar minimum nasional. Aman," ujarnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa yang pemerintah bisa jamin untuk harganya tidak naik adalah yang bersubsidi. "Sementara yang tidak bersubsidi itu dipakai oleh industri, restoran, hotel. Jadi itu memang tidak kita atur harganya, dia menyesuaikan dengan harga pasar," ujarnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp192 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung atau naik sebesar 18,75%. Penyesuaian ini menjadi yang pertama sejak 2023.

Selain itu, LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg turut mengalami kenaikan sebesar 18,89%, dari Rp90 ribu menjadi Rp107 ribu per tabung untuk wilayah yang sama. Penyesuaian harga ini mulai berlaku sejak 18 April 2026. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya