Industri Perhotelan Mulai Manfaatkan AI untuk Bangun Platform Data Terpadu

Insi Nantika Jelita
10/4/2026 18:52
Industri Perhotelan Mulai Manfaatkan AI untuk Bangun Platform Data Terpadu
ilustrasi(Minor)

Transformasi digital di industri perhotelan semakin mengarah pada pemanfaatan data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan kualitas layanan dan memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam. Salah satu pendekatan yang mulai dikembangkan adalah integrasi data tamu secara global, yang memungkinkan perusahaan menghadirkan layanan yang lebih personal dan konsisten di berbagai lokasi.

“Ke depan, pelaku usaha yang mampu memahami konteks dan mengantisipasi kebutuhan akan menjadi kunci dalam perjalanan pelanggan,” ujar Managing Director Southeast Asia Google Cloud, Mark Micallef. 

Dalam konteks ini, Minor Hotels tengah mengembangkan platform data dan AI terpadu melalui kolaborasi dengan sejumlah perusahaan teknologi seperti Google Cloud, Salesforce, OneTrust, dan Deloitte. Platform ini dirancang sebagai fondasi digital yang menghubungkan data pelanggan, aktivitas pemasaran, serta operasional layanan dalam satu sistem terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat memahami preferensi tamu berdasarkan riwayat interaksi dan menghadirkan layanan yang lebih relevan.

“AI kini menjadi pintu utama dalam perjalanan wisata, dan dengannya, kendali atas permintaan juga turut berubah,” ujar Chief Commercial Officer Minor Hotels Ian Di Tullio. 

“Brand yang unggul bukan hanya yang paling dikenal, tetapi yang mampu merespons secara real-time, mengelola data sendiri, dan membangun hubungan langsung dengan tamu.”

Di sisi lain, penggunaan teknologi juga diimbangi dengan perhatian terhadap aspek privasi dan tata kelola data. Pengelolaan data pelanggan dilakukan dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku serta prinsip transparansi. Pendekatan ini mencerminkan pergeseran dalam industri hospitality, di mana pengalaman pelanggan menjadi semakin bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengelola data secara akurat dan responsif.

Selain itu, integrasi teknologi juga berdampak pada efisiensi operasional, termasuk dalam peningkatan respons layanan pelanggan dan optimalisasi komunikasi pemasaran.

Dalam implementasinya, transformasi ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari penyedia teknologi hingga konsultan strategi, guna memastikan integrasi berjalan sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Ke depan, pemanfaatan AI diperkirakan akan semakin luas dalam industri perhotelan, seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi digital dalam merencanakan dan memesan perjalanan.Dengan demikian, transformasi berbasis data dan AI tidak hanya menjadi upaya peningkatan layanan, tetapi juga strategi jangka panjang dalam menghadapi persaingan industri yang semakin berbasis teknologi. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya