Google Rilis Fitur Personal Intelligence Gemini di Indonesia: AI Lebih Personal dan Privat

Basuki Eka Purnama
28/4/2026 10:20
Google Rilis Fitur Personal Intelligence Gemini di Indonesia: AI Lebih Personal dan Privat
Logo Gemini(google.com)

GOOGLE secara resmi memperluas jangkauan fitur mutakhirnya, Personal Intelligence, ke aplikasi Gemini di Indonesia. Kehadiran fitur ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan memudahkan pengguna dalam menyelesaikan berbagai tugas harian melalui bantuan kecerdasan artifisial (AI).

Peluncuran di Indonesia ini menyusul kesuksesan fitur tersebut yang telah lebih dulu menyapa pengguna di Amerika Serikat (AS) pada awal 2026. Melalui keterangan resminya, Google menyatakan bahwa inovasi ini dirancang untuk menjadikan Gemini asisten yang sangat bermanfaat dengan menghubungkan informasi secara aman dari berbagai ekosistem aplikasi Google.

"Personal Intelligence membantu Gemini menjadi sangat bermanfaat dan personalized dengan menghubungkan informasi secara aman dari berbagai aplikasi, termasuk Gmail dan Google Photos," tulis pernyataan resmi Google yang diterima pada Senin (27/4/2026).

Privasi dan Kendali Pengguna

Satu hal yang menjadi sorotan utama adalah komitmen Google terhadap privasi. Google menegaskan bahwa pengguna memegang kendali penuh atas data mereka. Fitur ini bersifat opsional, dengan pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Personal Intelligence kapan saja melalui pengaturan aplikasi.

Google juga menjanjikan bahwa model AI-nya tidak akan dilatih secara langsung menggunakan data pribadi dari kotak masuk Gmail atau galeri Google Photos. Pelatihan model hanya dilakukan pada informasi terbatas, seperti prompt spesifik dan respons yang dihasilkan, guna menjaga kerahasiaan informasi sensitif.

Ringkasan Fitur Personal Intelligence Gemini:
Aspek Detail Informasi
Aplikasi Terhubung Gmail, Google Photos, YouTube, dan Google Search.
Keunggulan Utama Memahami sumber kompleks dan mengambil detail spesifik secara instan.
Keamanan Data tetap di server Google; tidak dikirim ke pihak ketiga.
Transparansi Menyediakan referensi sumber untuk setiap jawaban yang diberikan.
Ketersediaan Platform Web, Android, dan iOS.

Kemudahan dalam Aktivitas Harian

Dalam implementasinya, Personal Intelligence mampu menyederhanakan proses pencarian informasi yang tersebar. Sebagai contoh, saat merencanakan liburan, pengguna cukup memberikan perintah suara atau teks kepada Gemini untuk mencari dokumen check-in hotel di Gmail tanpa perlu membuka aplikasi tersebut secara manual.

Lebih jauh lagi, Gemini dapat memberikan rekomendasi destinasi wisata berdasarkan preferensi pengguna yang dipelajari dari riwayat foto di Google Photos. Untuk menjaga akurasi, Gemini akan selalu menyertakan referensi sumber sehingga pengguna dapat memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

Terkait isu sensitif seperti kesehatan, Gemini diprogram untuk tetap berhati-hati. AI ini akan menghindari asumsi proaktif dan lebih menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional, meskipun data tetap akan ditampilkan jika diminta secara spesifik.

Cara Mengaktifkan dan Syarat Penggunaan

Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap. Pada tahap awal, akses diberikan kepada pemilik akun Google pribadi yang berlangganan paket premium, yakni Google AI Plus, Pro, dan Ultra yang memenuhi syarat.

Bagi pengguna yang ingin mencoba namun belum menerima undangan resmi, berikut adalah langkah-langkah aktivasinya:

  1. Buka aplikasi Gemini.
  2. Masuk ke menu Settings.
  3. Pilih opsi Personal Intelligence.
  4. Klik Connected Apps untuk memilih aplikasi yang ingin dihubungkan (Gmail, Photos, dll).

Ke depannya, Google berencana untuk memperluas ketersediaan fitur ini bagi seluruh pengguna aktif lainnya, memastikan lebih banyak orang dapat merasakan manfaat dari asisten AI yang lebih cerdas dan terintegrasi. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya