Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Dunia menilai kondisi fiskal Indonesia masih relatif kuat meskipun pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir 2026. Kebijakan ini diambil di tengah kenaikan harga minyak dunia yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Kepala Ekonom Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik, Aaditya Mattoo, menjelaskan bahwa posisi fiskal Indonesia masih berada dalam batas aman. Hal ini tercermin dari defisit fiskal tahun 2025 yang berada di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB), serta rasio utang pemerintah yang berkisar di angka 40% dari PDB.
"Indonesia menunjukkan kecenderungan pada kehati-hatian fiskal, sehingga relatif memiliki kapasitas untuk tetap memberikan dukungan melalui subsidi energi, baik secara implisit maupun eksplisit," ujarnya, Rabu (8/4).
Meski demikian, Mattoo menegaskan bahwa penyaluran subsidi harus semakin tepat sasaran. Ia menyoroti pentingnya bantuan tersebut benar-benar menjangkau kelompok masyarakat miskin serta kelas menengah rentan yang paling terdampak tekanan ekonomi.
Selain itu, ia juga menilai dukungan perlu diberikan kepada pelaku usaha kecil, bahkan sebagian usaha menengah, agar tidak semakin terbebani oleh kondisi ekonomi yang menantang.
Menurutnya, pemerintah perlu terus memperbaiki mekanisme distribusi subsidi agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan tekanan berlebihan terhadap fiskal di masa mendatang. Desain kebijakan yang lebih terarah dinilai mampu menekan risiko jangka panjang sekaligus menjaga momentum pemulihan ekonomi.
"Semakin tepat sasaran dukungan, semakin kecil risiko terhadap beban fiskal," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memastikan bahwa harga BBM bersubsidi akan tetap stabil hingga akhir tahun ini. Pemerintah, kata dia, telah mengantisipasi berbagai skenario kenaikan harga minyak dunia, termasuk jika mencapai US$80 hingga US$100 per barel.
Selain mengandalkan APBN, pemerintah juga memiliki sumber pendanaan lain untuk meredam tekanan tersebut. Salah satunya berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) yang mencapai Rp420 triliun, termasuk Rp200 triliun yang ditempatkan di sektor perbankan.
Tak hanya itu, berbagai sumber penerimaan negara juga dinilai dapat menjadi penopang tambahan, seperti penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral.
"Jadi, (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi, masyarakat di luar enggak usah ribut, enggak usah takut, kami sudah hitung," kata Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4).
Dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 yang dirilis Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan mencapai 4,7%. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya sebesar 4,8%.
Meskipun mengalami revisi tipis, proyeksi tersebut masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik yang diperkirakan berada di level 4,2%. (Ant/E-4)
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan subsidi energi berpotensi membengkak hingga Rp100 triliun seiring kenaikan harga minyak dunia.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Harga minyak dunia pada April 2026 fluktuatif di kisaran US$90-100 per barel. Simak analisis penyebab dan prediksi rata-rata harga minyak tahun ini.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Harga minyak Brent dan AS meroket setelah Presiden Donald Trump membatalkan perundingan dengan Iran. Ketegangan meningkat di Selat Hormuz.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved