Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyatakan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) saat ini terus mengalami kemajuan dan ditargetkan puluhan ribu unit dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan.
Berdasarkan perkembangan terbaru per awal 2026, memang terdapat hingga 32.000 Kopdes Merah Putih yang sudah siap, baik dari segi ketersediaan lahan maupun tahap pembangunan, untuk diluncurkan. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.252 unit koperasi telah selesai dibangun secara fisik atau mencapai progres 100%.
“Yang sudah selesai pembangunan fisiknya sekitar 2.252 unit, tetapi ini setiap hari terus bertambah karena banyak yang progresnya sudah 60%, 70%, hingga 80%,” ujar Zulkifli di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Rabu (11/3).
Zulkifli menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan fisik sekitar 20.000 hingga 30.000 unit Kopdes Merah Putih bisa ramping pada Juni mendatang.
“Kita perkirakan pada Juni nanti sekitar 20 sampai 30 ribu pembangunan fisik koperasi ini bisa kita selesaikan,” katanya.
Ia menjelaskan pemerintah juga tengah melakukan pendataan lahan secara lebih rinci di daerah. Beberapa wilayah, terutama di kelurahan atau kawasan perkotaan, memiliki keterbatasan lahan dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi. Pendataan tersebut dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk memastikan ketersediaan lahan bagi pembangunan koperasi di seluruh wilayah.
Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi kondisi desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan koperasi. Dalam kasus tersebut, pemerintah daerah seperti gubernur atau bupati akan membantu pengadaan lahan dengan dukungan regulasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui surat edaran sebagai payung hukum.
Zulkifli menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih yang dibangun nantinya tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga sebagai infrastruktur distribusi berbagai program pemerintah. Kopdes/Kel Merah Putih juga akan berperan sebagai offtaker bagi hasil produksi pertanian masyarakat, seperti gabah dan jagung, dengan bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Selain itu, Kopdes Merah Putih akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari cold storage, agen sembako, distribusi LPG, hingga layanan klinik bagi masyarakat desa.
“Koperasi ini juga akan menjadi offtaker. Misalnya jika harga gabah di suatu daerah di bawah Rp6.500 per kilogram, koperasi bisa membeli dan bekerja sama dengan Bulog. Begitu juga dengan komoditas lain seperti jagung,” katanya.
Ia menambahkan setiap koperasi nantinya akan dikelola oleh manajer profesional yang tidak hanya memahami pengelolaan koperasi, tetapi juga memiliki kemampuan kewirausahaan. Dengan skema tersebut, pemerintah berharap koperasi desa dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat distribusi program pemerintah di tingkat desa.
“Kalau ini bisa dijalankan dengan baik, koperasi tidak perlu khawatir bersaing dengan ritel modern,” pungkas Zulkifli. (E-3)
Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti risiko rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih terkait kesenjangan keterampilan dan urbanisasi.
Pengamat CORE Indonesia menilai rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dorong konsumsi desa, namun ingatkan risiko kredit macet bagi APBN.
Pengamat koperasi Agung Sujatmiko ingatkan pemerintah perjelas skema rekrutmen 30.000 manajer Kopdes Merah Putih guna hindari konflik sosial di desa.
PARA manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih ditekankan agar memiliki jiwa kewirausahaan.
DINAMIKA ketenagakerjaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami transformasi seiring dengan kebutuhan efisiensi dan ekspansi bisnis.
PEMERINTAH resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Pemerintah membentuk forum evaluasi untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif, terarah, dan mampu menjangkau kebutuhan gizi masyarakat secara merata.
Presiden Prabowo melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wamenko Pangan. Fokus pada swasembada pangan dan proyek PSEL di Kabinet Merah Putih.
Naiknya harga Minyakita disebabkan program bantuan pangan yang disalurkan pemerintah kepada 33 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Indonesia dinilai lebih siap menghadapi gejolak global berkat swasembada pangan, energi, dan hilirisasi. Stok beras melimpah jadi penopang utama.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved