Program Strategis Masuk Tahap Evaluasi Lebih Terarah

Devi Harahap
29/4/2026 12:55
Program Strategis Masuk Tahap Evaluasi Lebih Terarah
Pemerintah membentuk forum evaluasi untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis.(Antara)

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (DPP APPMBGI) bertemu Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dan menyepakati pembentukan forum komunikasi yang lebih terstruktur, termasuk membuka peluang pelibatan APPMBGI dalam evaluasi serta penyempurnaan regulasi teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (28/4).

Audiensi yang berlangsung di Kantor Kemenko Pangan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha guna memastikan program prioritas nasional berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ketua Umum DPP APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras., dalam pertemuan itu memaparkan hasil APPMBGI Summit 2026 yang digelar pada 25–26 April 2026. Forum tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat ekosistem MBG dari hulu hingga hilir.

“Kami membawa hasil kerja kolektif dari Summit yang melibatkan ratusan pelaku usaha dapur MBG dari berbagai daerah. Rekomendasi ini lahir dari lapangan dan kami percaya dapat menjadi masukan konstruktif bagi penyempurnaan kebijakan nasional,” ujar Abdul Rivai.

Ia merinci, rekomendasi tersebut mencakup lima pilar utama, yaitu penguatan tata kelola dan akuntabilitas, pengamanan rantai pasok pangan berbasis produksi lokal, peningkatan standar keamanan pangan, sertifikasi tenaga pengawas gizi, serta penguatan ekosistem pendukung seperti kelembagaan, pembiayaan, dan teknologi informasi.

Menanggapi hal itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyambut baik kontribusi APPMBGI dan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan program 
MBG.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program untuk rakyat, dan keberhasilannya membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para pelaku usaha dan pengelola dapur di lapangan,” kata Zulkifli Hasan.

 “APPMBGI adalah mitra strategis yang peran dan masukan profesionalnya sangat kami hargai,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pemerintah siap menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang relevan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memandang APPMBGI sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah.

Sementara itu, Abdul Rivai menegaskan komitmen asosiasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung keberhasilan program MBG.

“APPMBGI hadir bukan untuk berjalan sendiri, melainkan untuk bersinergi. Kami berharap komunikasi dengan Kemenko Pangan terus terjalin agar langkah kami tetap adaptif dan sejalan dengan prioritas nasional,” tegasnya.

Kesepakatan pembentukan forum komunikasi yang lebih terstruktur diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kualitas implementasi program MBG di lapangan.

Audiensi ini menandai semakin eratnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha di sektor ketahanan pangan. Dengan tata kelola yang baik, rantai pasok yang kuat, serta sumber daya manusia yang profesional, Program Makan Bergizi Gratis diyakini mampu menjawab kebutuhan gizi masyarakat secara lebih optimal dan merata. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya