Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga minyak mentah merupakan urat nadi ekonomi global. Sepanjang sejarah, komoditas ini telah mengalami fluktuasi ekstrem yang sering kali dipicu oleh konflik politik dan krisis pasokan. Memahami titik tertinggi harga minyak memberikan gambaran bagaimana dunia merespons kelangkaan energi.
Hingga dekade kedua abad ke-21, tahun 2008 tetap menjadi tolok ukur utama dalam sejarah energi. Pada 11 Juli 2008, harga minyak mentah jenis Brent mencapai US$147,27 per barel. Kenaikan ini disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap pasokan dari Nigeria dan ketegangan antara Iran dengan Barat, ditambah dengan melemahnya nilai tukar dolar AS.
Memasuki tahun 2026, dunia kembali menyaksikan volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berdasarkan data Trading Economics, pada Desember 2025, harga minyak sempat mengalami lonjakan anomali hingga mencapai angka di atas US$400 per barel dalam kontrak jangka pendek akibat penutupan Selat Hormuz. Per Maret 2026, harga stabil di kisaran US$110 hingga US$114 per barel, yang tetap dikategorikan sebagai salah satu level tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Tahun berapa harga minyak dunia tertinggi?
Secara historis, rekor tertinggi dicapai pada Juli 2008 (US$147,27) dan kembali mengalami lonjakan ekstrem pada periode krisis 2025-2026.
Berapa harga minyak terendah yang pernah tercatat?
Salah satu momen paling bersejarah adalah pada April 2020, di mana harga minyak WTI sempat menyentuh angka negatif (-US$37) akibat pandemi COVID-19.
Apa dampak harga minyak tinggi bagi Indonesia?
Kenaikan harga minyak dunia berdampak langsung pada beban subsidi BBM di APBN dan potensi kenaikan inflasi akibat biaya logistik yang membengkak. (H-4)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Harga minyak dunia pada April 2026 fluktuatif di kisaran US$90-100 per barel. Simak analisis penyebab dan prediksi rata-rata harga minyak tahun ini.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Harga minyak Brent dan AS meroket setelah Presiden Donald Trump membatalkan perundingan dengan Iran. Ketegangan meningkat di Selat Hormuz.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved