Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti mendorong pemerintah melakukan audit mutu bahan bakar minyak (BBM) Pertamina secara menyeluruh menyusul laporan dugaan pertalite BBM campur air di sejumlah SPBU di Jawa Timur.
“Sangat perlu dilakukan audit mutu terhadap BBM Pertamina,” tegas Yayan kepada Media Indonesia, Kamis (30/10).
Ia menilai kasus dugaan BBM tercampur air tersebut mencerminkan lemahnya kontrol internal Pertamina. Menurutnya, sejak mencuatnya kasus korupsi oplosan BBM pada Maret lalu, seharusnya due diligence quality atau uji tuntas kualitas menjadi prioritas utama. Hal ini untuk memperbaiki citra, tata kelola, dan kualitas layanan perusahaan, terutama terhadap produk BBM Pertamina seperti Pertalite.
Kendati selama ini Pertamina memang telah melakukan uji mutu tahunan di seluruh rantai distribusi, mulai dari terminal BBM hingga SPBU, namun, Yayan menilai pengawasan tersebut kini tampak longgar.
"Hal ini perlu diperkuat dengan transformasi sistem menuju Digital Public Infrastructure (DPI) guna memastikan transparansi dan akurasi data kualitas BBM di lapangan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Yayan menegaskan seharusnya pemerintah memberikan sanksi tegas kepada SPBU yang terbukti bermasalah, bahkan sampai pada tahap suspensi atau penghentian sementara operasional agar ada pembinaan dan peningkatan pelayanan. Pasalnya, dugaan BBM pertalite tercampur air membuat konsumen rugi.
“Kualitas produk seperti pertalite akan berkurang jika tercampur air. Dalam jangka panjang hal ini dapat merusak mesin kendaraan dan menimbulkan korosi,” pungkasnya.
Dihubungi terpisah, ekonom senior Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai insiden tersebut tak bisa dianggap sepele, meskipun Pertamina mengklaim hasil uji laboratorium menunjukkan produk aman.
Menurutnya, keluhan massal dari masyarakat menunjukkan adanya masalah serius dalam rantai distribusi atau pengelolaan di SPBU. Ratusan kendaraan, terutama sepeda motor, dilaporkan mogok akibat mesin brebet setelah mengisi BBM di sejumlah SPBU.
“Memang kemungkinan penyebabnya bisa terjadi di tingkat distribusi atau di SPBU yang terkontaminasi air hujan, atau bahkan ada unsur oknum yang sengaja mengoplos,” tuding Ishak.
Ishak menegaskan, penindakan tegas seperti sidak dan sanksi terhadap SPBU yang terbukti melanggar belum cukup. Ia mendorong pemerintah dan Pertamina untuk segera membentuk posko ganti rugi cepat bagi konsumen yang terdampak, serta melibatkan audit laboratorium independen guna memastikan transparansi hasil uji mutu BBM.
Selain itu, pemerintah dinilai perlu membuat regulasi pencegahan berulangnya kasus serupa, antara lain dengan mewajibkan pemasangan sensor anti-air di tangki SPBU dan penerapan sistem distribusi digital berbasis traceability agar proses pengawasan lebih ketat dan akuntabel.
Menurut Ishak, kasus ini seharusnya menjadi momentum bagi Pertamina dan pemerintah untuk memperbaiki citra di mata publik. Ia menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat sempat menurun akibat berbagai isu negatif, seperti dugaan korupsi, tudingan pertamax rasa pertalite, serta isu campuran etanol dalam produk bahan bakar.
“Perlu langkah konkret, bukan hanya reaktif, untuk memulihkan kepercayaan publik,” tegasnya. (H-4)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebut harga Pertamax berpotensi naik mengikuti harga minyak dunia, sementara Pertalite dipastikan aman hingga akhir 2026.
Baron menyampaikan prioritas utama Pertamina saat ini adalah menyediakan energi dan mengoptimalkan rantai pasok untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.
Isu kenaikan BBM kembali mencuat setelah beredar SK pembatasan pembelian Pertalite dan solar. BPH Migas minta publik tunggu keputusan resmi pemerintah.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan harga Pertalite & Solar tak naik meski krisis energi global akibat perang AS-Israel vs Iran kian memanas.
Pertamina perlu memperlancar pasokan BBM untuk Aceh. Paling penting adalah jenis bahan bakar bersubsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat kelas bawah.
Diduga kuat terjadi praktik pengisian BBM menggunakan jeriken dalam skala besar yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yakni tengah malam dan subuh.
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
DI tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa aksi nyata tidak lagi dapat ditunda.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved