Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR cryptocurrency terus berkembang dengan pesat. Altcoin kini mulai menunjukkan potensinya sebagai aset investasi yang menarik. Di tengah fluktuasi pasar dan perubahan dinamika ekonomi global, altcoin berhasil menarik perhatian investor dengan menawarkan peluang yang menjanjikan.
Menurut data terbaru dari Altcoin Season Index, altcoin menunjukkan potensi yang signifikan dalam pasar kripto. Setelah sempat melemah pada April lalu dan sempat melampaui performa bitcoin dalam 90 hari terakhir. Altcoin mulai kembali menguat ini akan berpotensi reli.
Hal ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi investor yang kini mulai melirik altcoin sebagai alternatif investasi yang menguntungkan. Altcoin seperti mencatat kenaikan yang signifikan dan menunjukkan performa yang kuat di pasar.
Baca juga : Anak Muda, Mayoritas Investor Kripto
"Altcoin telah membuktikan diri sebagai aset yang tidak kalah menarik dibandingkan bitcoin dan membuka peluang investasi yang lebih beragam bagi para investor," ungkap CEO Indodax, Oscar Darmawan, dalam penyataannya. Di platform Indodax, volume perdagangan altcoin dalam 90 hari terakhir mengalami peningkatan signifikan sebesar 139,1%.
Angka ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap altcoin sebagai alternatif investasi selain bitcoin. Altcoin cukup menarik minat signifikan para investor dan trader Indodax berdasarkan dari data yang dimiliki dalam 90 hari terakhir yakni kenaikan ethereum (ETH) sebesar 131,2%, solana (SOL) 21,5%, dan ripple (XRP) 110,5%.
Selain ethereum, altcoin seperti solana dan ripple juga menunjukkan momentum yang kuat. Solana, misalnya, telah mencatat peningkatan yang signifikan berkat proyek terbarunya solthana yang baru melakukan ICO. Ripple dengan proyek dan kolaborasi barunya karena bergabung bersama Decentralized Recovery Alliance (DeRec).
Oscar Darmawan juga menggarisbawahi pentingnya diversifikasi portofolio dalam berinvestasi di pasar kripto. "Diversifikasi ialah kunci untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Dengan berbagai altcoin yang menawarkan peluang investasi yang berbeda, investor memiliki lebih banyak pilihan untuk mengatur strategi investasi mereka," tambahnya. (Z-2)
Pada pertengahan Maret 2026, harga Bitcoin sempat menyentuh angka US$73.000. Namun, seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah, harga terkoreksi ke level US$71.000-an.
Bitcoin naik 12% saat emas dan saham anjlok akibat konflik Timur Tengah Maret 2026. Simak analisis Indodax mengenai BTC sebagai aset lindung nilai terbaru.
Temukan alasan mengapa Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset safe haven di tengah konflik Timur Tengah 2026. Analisis mobilitas dan keamanan digital.
Penulis Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki kembali memicu debat panas dengan menyebut eskalasi perang sebagai katalis utama ledakan harga Bitcoin.
Lonjakan harga Bitcoin ke level US$72.000 bukan sekadar spekulasi, melainkan respons instan pasar terhadap eskalasi konflik Timur Tengah yang mengancam stabilitas ekonomi global.
Harga Bitcoin tembus US$72.927 di tengah eskalasi perang AS-Israel vs Iran. Simak analisis safe haven vs spekulasi dan dampaknya ke Rupiah.
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved