Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya mendorong dan mempercepat program strategis, prioritas dan super prioritas dari Kementerian Pertanian (Kementan), Irjen Kementan terus berupaya membangun sinergitas dengan aparat penegak hukum [APH], dengan menggandeng tiga kementerian terkait.
Tiga kementerian itu yakni Kemendagri, Kementerian PUPR dan Kementerian ATR/BPN serta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.
Acara tersebut dikemas dalam bentuk Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) bidang ketahanan pangan se-Jawa dengan tema 'Sinergi Pengawasan terhadap Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan'.
Baca juga: BRIN Gandeng Wilmar dan Syngenta Kembangkan Benih Padi Unggul
Pada acara Rakowas Irjen Kementan, Dr Jan S Maringka mengatakan,“Tantangan ketahanan pangan ke depan selain alih fungsi lahan yang belum dapat diatasi secara maksimal', dihadapkan pula dengan ancaman kekeringan dan El Nino yang harus dihadapi bersama-sama untuk mengantisipasi permasalahan tersebut."
Sinergi dan komitmen bersama yang dibangun antara aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) serta para kepala daerah sangat dibutuhkan pada kondisi alam ini untuk mengantisipasi adanya perubahan iklim.
"Sehingga dapat mengoptimalkan segala sumber daya, termasuk optimalisasi perangkat desa untuk berperan serta menyukseskan ketahanan pangan nasional," kata Maringka..
Baca juga: Kondisi Tidak Baik, Krisis Pangan Perlu Diwaspadai
Komitmen para kepala daerah untuk turut serta berkontribusi nyata dalam program ketahanan pangan, menurut Maringka, merupakan hal yang sangat penting, antara lain melalui penerbitan Perda LP2B, guna perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta keberpihakan pengelolaan dana desa berbasis pertanian.
Kerja Sama Irjen Kementan dan Kemendagri
Rakorwas diawali dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk bersinergi dan membangun komitmen serta bekerjasama dalam mensukseskan program ketahanan pangan.
Baca juga; Mentan SYL Dorong Petani Beradaptasi dengan Tantangan Alam
Rakorwas dibuka Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang diwakili oleh Sekjen Kementan didampingi para dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendagri, Kementan, Kementerian PUPR dan Kementerian ATR/BPN,
Hadir sebagai narasumber Kepala Satgas Pangan Bareskrim Polri, Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Agung RI, Bupati se-Jawa serta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). (RO/S-4)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved