Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan TNI siap membantu semaksimal mungkin kebutuhan warga korban kebakaran Depo BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Hal itu disampaikannya saat meninjau lokasi kebakaran didampingi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
"Sekarang kita lihat semuanya sudah seperti ini. Pada kesempatan ini, saya akan melihat nanti bagaimana, untuk mengambil langkah-langkah untuk para prajurit kita," ujar Pangima TNI dalam keterangannya, Selasa (7/3).
Baca juga: Kebakaran Depo Plumpang, PKS Minta Jangan Perpanjang Polemik
Sejauh ini, kata Yudo, pihaknya tidak ingin mendahului pemerintah. TNI akan menunggu keputusan pemerintah, terkait langkah apa yang akan dilakukan TNI dalam membantu korban kebakaran tersebut.
Adapun, Panglima TNI beserta Kastaf Angkatan mendatangi lokasi kebakaran sekitar pukul 16.30 WIB, dengan menaiki buggy car (mobil golf) dari Koramil Koja. Kunjungan itu merupakan bentuk dukungan TNI kepada warga korban kebakaran.(Z-3)
Melalui proses lelang, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menunjuk Pertagas untuk mengerjakan pembangunan proyek pipa BBM sepanjang ± 96 kilometer dari Cikampek ke Plumpang.
PT Pertamina Patra Niaga masih menunggu putusan lengkap dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait kewajiban ganti rugi Rp23 miliar atas peristiwa Depo Pertamina Plumpang.
Sejumlah warga sudah meminta PT Pertamina Patra Niaga bertanggung jawab atas insiden kebakaran Depo Plumpang
"Jadi pembangunan JIGT ini ada beberapa tahapan. Tahap pertama yaitu terminal BBM. Kita proyeksikan dari US$350 juta-US$550 juta (Rp5,3 triliun-Rp8,3 triliun)," jelasnya.
Menurutnya, Pertamina memiliki kewajiban moral untuk menyampaikan kepada publik mengenai laporan audit.
PT Jakarta Propertindo, menyalurkan 115 paket bantuan untuk puluhan anak-anak usia sekolah terdampak kebakaran Depo Plumpang berbentuk peralatan sekolah
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved