Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) didapuk sebagai salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Sukuk dalam Penerbitan Sukuk Terbaik pada Alpha Southeast Asia ESG Green Finance Awards 16th Annual Best Deal and Solution Awards 2022.
Penghargaan yang diraih KISI tersebut diberikan dalam Penerbitan Sukuk Terbaik untuk PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk senilai Rp3,2 triliun.
Penghargaan yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 7 Februari lalu amat penting ditengah lingkungan operasi yang menantang bagi bank, korporasi, komersial, maupun investasi. Alpha Southeast Asia ESG Green Finance Awards merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di industri keuangan.
“Penghargaan tersebut telah menjadi tolok ukur keunggulan dan inovasi di industri keuangan. Dengan adanya penghargaan ini, merupakan pengakuan atas upaya kami untuk mendorong pertumbuhan pasar sukuk dan mendukung proyek-proyek yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” kata Direktur Utama KISI, Song Sangyup dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/2).
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar sukuk di Asia Tenggara berkembang pesat, baik di Indonesia maupun di negara-negara tetangga. Penerbitan sukuk yang dilaksanakan KISI tersebut diapresiasi karena fokus pada faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
“Sukuk disusun untuk mendukung proyek-proyek yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial, sehingga memberikan kontribusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Investasi tersebut berperan penting dalam mempromosikan investasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Asia Tenggara dan telah menetapkan standar yang
tinggi bagi emiten lain di kawasan Asia Tenggara ini,” papar Song Sangyup.
Apalagi, pihak yang menganugerahi penghargaan yakni Alpha Southeast Asia merupakan majalah investasi institusional pertama dan satu-satunya yang berfokus pada negara-negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
Sebagai salah satu pemain baru sebagai Penjamin Pelaksana Emisi untuk penerbitan Sukuk maupun Obligasi konvensional lainnya, KISI menegaskan prestasi yang dicapai pada Alpha Southeast Asia ESG Green Finance Awards 16th Annual Best Deal and Solution Awards 2022
menjadi momentum penting bagi perusahaan. Selain itu, penghargaan yang telah diraih menjadi ajang yang tepat dalam menunjukkan komitmen KISI dalam mempromosikan investasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Asia Tenggara.
Perlu diketahui PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) didirikan pada Juli 2018 menyusul diakuisisinya PT Danpac Sekuritas oleh Korea Investment and Securities Co.,Ltd (KIS). Danpac memulai operasinya sebagai broker sekuritas pada April 1989 di bawah nama PT
Amcol Securindo, dan pada Agustus 1996, perusahaan mengganti namanya menjadi PT Danpac Sekuritas.
Dengan keahlian KIS dan pengalaman lokal yang terakumulasi, PT KISI mempunyai target untuk menjadi perusahaan sekuritas terdepan di Indonesia. (RO/E-1)
Berdasarkan data Bappenas, kebutuhan investasi infrastruktur nasional mencapai lebih dari Rp6.000 triliun, namun baru sekitar 40% yang bisa dibiayai lewat APBN dan APBD.
Pencatatan sukuk ini merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen bank dalam menjawab tantangan industri perbankan syariah yang semakin kompetitif dan dinamis.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi.
Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk penguatan struktur permodalan dan ekspansi pembiayaan berbasis akad murabahah kepada nasabah pada segmen produktif dan konsumtif.
Perusahaan juga mencatat peningkatan signifikan dalam total nilai penjaminan emisi obligasi dan sukuk sebesar Rp14,6 triliun pada 2024.
Pasar obligasi Indonesia dipandang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Sejumlah sektor pun menawarkan potensi yang cerah untuk para investor, seperti asuransi dan dana pensiun.
Danantara tengah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai US$26 miliar atau setara Rp450,42 triliun (kurs Rp17.324 per dolar AS).
Data terbaru menunjukkan bahwa sektor hilirisasi menjadi kontributor signifikan dengan nilai investasi mencapai Rp147,5 triliun.
Pemerintah menyerap dana Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan total penawaran masuk mencapai Rp74,95 triliun.
Upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved