Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina EP Field Limau berkomitmen membantu program pengembangan ketahanan pangan bagi para petani sawit di Muara Enim, Sumatra Selatan.
Program tersebut mempraktikkan pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi gas rumah kaca, zero waste, dan pertanian organik.
General Manager Zona 4 Region 1-Sumatera Agus Amperianto mengungkapkan semua langkah tersebut bertujuan untuk menekan dampak lingkungan dan menghasilkan produk yang sehat dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan.
"Pertamina sejak lama telah mencanangkan Green leadership. Sebagai perusahaan migas, kami tidak hanya memproduksi minyak namun juga mengedepankan environmental friendly company, CSR, dan good corporate governance," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Rabu (14/12).
Selain itu, perseroan juga menawarkan program kemitraan berupa budi daya jagung di sela-sela lahan sawit.
Baca juga : PLN Operasikan Kabel Bawah Laut Jaringan Sumatera-Bangka
“Kami tidak hanya membantu proses budi daya, tapi juga menjamin pemasarannya. Jagung yang dihasilkan kami beli dengan kerjasama dengan mitra sehingga petani tidak tergantung pada tengkulak,” tambah Agus.
Upaya tersebut dilakukan untuk membantu para petani yang sedang menunggu sawit mereka berbuah. Sebagaimana diketahui, sawit baru bisa dipanen setelah memasuki usia lima tahun.
"Saat masa tunggu itu, petani tidak ada penghasilan sehingga banyak berhutang atau menggunakan uang tabungan untuk kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Tidak hanya bermanfaat bagi petani, keberadaan jagung juga berdampak baik bagi lingkungan. Tanaman tersebut mampu menyerap CO2 sehingga menurunkan emisi gas karbon. (OL-7)
Dengan mengelola lebih dari 40 persen total luas perkebunan sawit nasional, petani tidak lagi cukup hanya berperan sebagai produsen bahan baku. Mereka perlu didorong untuk naik kelas.
Industri kelapa sawit turut memberikan multiplier effect positif terhadap perekonomian daerah serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, pelaku UMKM, hingga masyarakat.
Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.
Lebih dari empat dekade sejak introduksi serangga penyerbuk pertama pada 1982, industri kelapa sawit Indonesia kembali memasuki babak baru melalui penguatan inovasi berbasis sains.
Penyebab karamnya KM Berkah Utama II diduga akibat kelebihan muatan. Saat berlayar, KM Berkah Utama II dilaporkan memuat sekitar 40 ton tanda buah segar (TBS).
Presiden Prabowo Subianto umumkan investasi besar untuk pembangunan kilang pengolahan avtur dari kelapa sawit dan minyak jelantah demi swasembada energi.
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved