Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menerima Asosiasi Pedagang dan Paguyuban UMKM Nasional pada Rabu (15/9), di Istana Negara. Membahas beberapa persoalan krusial, salah satunya masih sulitnya kepengurusan legalitas atau perizinan para pelaku UMKM nasional.
Jokowi sendiri meminta 30 juta pelaku UMKM untuk segara masuk kedalam sistem digital pada 2023 melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), dimana program ketahanan dan pertumbuhan UMKM ditengah pandemi Covid-19 ini, mutlak memerlukan peran aktif serta sinergitas segenap eksponen UMKM.
Menjawab persoalan sekaligus wujud nyata dukungannya kepada pemerintah dalam segenap upaya menjaga ketahanan dan pertumbuhan UMKM tanah air, penggiat UMKM nasional, Witjaksono, menginisiasi kegiatan gratis biaya kepengurusan legalitas atau perizinan bagi 1000 orang pelaku UMKM.
“Pertama, Saya tergerak dan termotivasi melakukan kegiatan gratis biaya kepengurusan legalitas 1000 UMKM ini, setelah melihat wujud nyata betapa luar biasa daya upaya yang dilakukan Pak Jokowi dalam melindungi, menjaga dan menumbuhkan UMKM ditengah pandemi Covod-19,” Program ini kita galakkan dengan nama Bantuan Produktif (BanPro), kata Witjaksono kepada wartawan, Senin, (20/9).
Witjaksono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Nelayan Nadhlatul Ulama (SNNU) ini berharap kegiatan kecilnya dapat diikuti oleh penggiat UMKM nasional lainnya untuk menyelesaikan permasalahan legalitas dan perizinan, guna mempercepat akselerasi program BBI bagi segenap pelaku UMKM diseluruh wilayah dan penjuru tanah air.
Apalagi, tokoh muda NU ini menilai UMKM masih menjadi urat nadi pertumbuhan dan ketahanan ekonomi Indonesia hingga saat ini, khususnya dimasa pandemi Covid-19.
“Ingat, UMKM merupakan soko guru ekonomi kerakyatan, bangsa dan negara Indonesia. UMKM memiliki kontribusi besar terhadap PDB Indonesia sebesar 61,07 persen atau senilai dengan Rp8.573,89 triliun. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi. Terbukti ekonomi kerakyatan yang menjadi penyelamat pada saat krisis ekonomi Indonesia,” jelas Witjaksono.
Disisi lain, entrepreneur muda NU ini meminta koleganya sesama pelaku UMKM untuk benar-benar memanfaatkan Program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM Rp 1,2 juta yang cair September 2021 ini, bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha mereka.
BPUM yang di inisiasi oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2021 sendiri, akan membagikan Banpres produktif senilai Rp 15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku UMKM.
“Keberpihakan kepada kita (UMKM) jelas dan nyata. Bukan hanya memikirkan, negara hadir melindungi, menjaga dan menumbuhkan UMKM ditengah masa-masa sulit seperti ini. UMKM harus tangguh dan tumbuh untuk menjadi pondasi kokoh kebangkitan ekonomi Indonesia,”pungkas Witjaksono. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Tingkatkan Nilai Tambah Olahan Cabai dengan Metode Pengeringan
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved