UMKM Bontang Go Global: DKUMPP Gelar Sosialisasi Prosedur Ekspor

Media Indonesia
29/4/2026 20:31
UMKM Bontang Go Global: DKUMPP Gelar Sosialisasi Prosedur Ekspor
Suasana kegiatan sosialisasi tata cara ekspor bagi pelaku UMKM di Hotel Bintang Sintuk pada Selasa (28/4).(Dok Diskominfo Bontang)

PEMERINTAH Kota Bontang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) menggelar sosialisasi tata cara ekspor bagi pelaku UMKM di Hotel Bintang Sintuk, Selasa (28/4).

Kepala DKUMPP Kota Bontang, Eko Arisandi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar internasional secara mandiri dan prosedural.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Kaltim Nitrates Indonesia, dan PT Pamapersada Nusantara yang telah menjadi bagian penting dalam membina dan memperkuat UMKM kita. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan,” ungkapnya.

Eko mengatakan bahwa mulai muncul tren positif ekspansi produk lokal ke luar negeri. Hingga April 2026, UMKM Bontang tercatat telah mencapai berbagai keberhasilan.

Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional. Sehingga bebetapa produk UMKM Bontang telah menembus pasar internasional seperti Yordania, Australia, Korea, Abu Dhabi, Malaysia, hingga New Zealand.

"Selain itu, dalam kegiatan business matching bersama MIICCI Malaysia di Samarinda, UMKM Bontang kembali mencatatkan 3 MoU dan 1 Letter of Intent," tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Kota Bontang, Lukman, memberikan apresiasi khusus kepada stakeholder yang berperan penting dalam pencapaian tersebut. Peran stakeholder secara langsung mampu membina ekosistem UMKM yang berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Kaltim Nitrates Indonesia, dan PT Pamapersada Nusantara yang telah menjadi bagian penting dalam membina dan memperkuat UMKM kita. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan,” ungkapnya.

Lukman berharap melalui pelatihan ini, pelaku UMKM dapat memiliki keberanian dan pemahaman teknis untuk membawa produk mereka bersaing di rak-rak toko mancanegar. Hal itu diyakini mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat Bontang. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya