Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERLIBATAN perempuan dalam ketahanan pangan memiliki peran sangat penting dalam pemenuhan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan. Perempuan sebagai tiang dalam rumah tangga turut bertanggung jawab dalam tataran pangan keluarga.
Demikian disampaikan penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pertanian (Kementan) yang juga istri Menteri Pertanian, Ayunsri Syahrul Yasin Limpo dalam Webinar dengan topik Penguatan Peran Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertanian mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional, pada Kamis (18/2).
“Peran perempuan dalam keluarga sangat penting untuk mendorong hadirnya kekuatan dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga” ungkapnya.
Selaku narasumber, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi memaparkan hal senada bahwa menggerakkan ketahanan pangan itu dimulai dari keluarga.
Menurut Agung, peran ibu dalam keluarga sangat penting untuk mendorong konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Dia mencontohkan agar anak anak sedini mungkin harus dibiasakan untuk mengonsumsi sayur untuk dapat tumbuh sehat.
“Penting sekali keterlibatan Dharma Wanita dalam memenui upaya mewujudkan manusia yang sehat aktif dan produktif,” ucapnya.
Agung mengungkapkan peran ini menjadi bagian penting dalam status kesehatan dan gizi, berdasarkan penelitian tingkat pendidikan dan pengetahuan perempuan berpengaruh pada ketahanan pangan keluarga.
“Ini harus kita upayakan karena pola konsumsi kita belum beragam. Kita itu masih kurang konsumsi buah dan sayur. Pola konsumsi kita masih didominasi karbohidrat. Padahal kita bisa memproduksi buah dan sayur bahkan dari pekarangan rumah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Agung tidak hanya mendorong tumbuhnya kelompok tetapi individu perempuan menjadi bagian penting dalam pemanfaatan pekarangan. Arahnya adalah penyediaan konsumsi keluarga untuk ketahanan pangan rumah tangga.
“Kalau rumah tangganya tahan pangan, kabupatennya tahan pangan, provinsinya tahan pangan maka secara nasional akan tahan pangan. Melalui kegiatan ini peran ibu akan meningkat dan akan menguatkan ketahanan pangan rumah tangga yang akhirnya ketahanan pangan nasional,” harapnya.
Selain partisipasi aktif seluruh stakeholder, diapun berharap kegiatan P2L ini dapat mempengaruhi masyarakat sehingga tumbuh pekarangan lestari swakarsa dengan pendanaan masyarakat itu sendiri.
“Kami dorong peran pemerintah pusat dan daerah, swasta, peneliti, akademisi dan organisasi masyarakat. P2L ini nantinya bukan hanya program pemerintah tapi masyarakat tersadarkan untuk bertanam di pekarangan,” tambahnya.
Menurut Agung, Dharma Wanita adalah organisasi perempuan terbesar yang jika dapat digerakkan dengan konsep pekarangan pangan lestari akan berdampak luar biasa.
"Secara institusi,Dharma Wanita memiliki modal sosial sebagai penggerak pencapaian ketahanan pangan nasional. Dan secara individu berperan sebagai manajer rumah tangga yang menentukan keberlangsungan ketahanan pangan keluarga," ungkapnya.
“Saya ingin menghimbau ibu-ibu dharma wanita ayo kita buat seperti ini. Kalau ini terjadi saya yakin indonesia tidak kekurangan pangan,” tutup Agung. (RO/OL-09).
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Survei Sun Life 2026 mengungkap 57% perempuan Indonesia abaikan kesehatan demi keluarga. Simak tantangan finansial dan beban sandwich generation di sini.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Sejalan dengan imbauan Pemerintah, masyarakat diajak untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dengan mengurangi paparan gawai.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved