Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Dunia merilis World Development Report,(WDR) edisi 2020 bertemakan Trading for Development in the Age of Global Value Chains.
Dalam laporannya itu, Bank Dunia menyebutkan bahwa rantai nilai global (RNG) dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang baik dan mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu negara-negara berkembang didorong untuk masuk dan terlibat dalam pengelolaan RNG.
Indonesia sebagai pengekspor komoditas minyak mentah seperti sawit dan batu bara ikut berpartisipasi secara aktif dalam RNG. Namun sebagai importir bahan kain dan besi baja, partisipasi Indonesia dinilai rendah.
Proses reformasi birokrasi yang kini tengah diupayakan Indonesia masih diragukan mampu menjawab semua hambatan keterlibatan Indonesia dalam RNG.
Kelemahan Indonesia dalam memanfaatkan RNG juga diperdalam oleh tingginya biaya transportasi. Hal itu disebabkan dari peraturan dan distorsi harga pelabuhan.
Menyikapi laporan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Indonesia akan tetap meningkatkan daya saing dan memerbaiki iklim investasi.
Apalagi, imbuh Airlangga, seluruh Credit Rating Agency telah mengakui Indonesia sebagai negara yang layak investasi dengan risiko rendah.
"Terlebih lagi, Indonesia juga secara konsisten meningkatkan peringkat ease of doing business (EoDB) sejak 2015. Hal ini didukung juga oleh peningkatan skor Indeks Persepsi Korupsi selama enam tahun terakhir," ujar Airlangga di kantornya, Selasa (28/1).
Indonesia diakui Airlangga masih berupaya untuk meningkatkan perannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
"Ini merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan partisipasi dalam RNG dan menjadi pemain global utama dalam revolusi industri keempat. Tentu saja kita perlu menarik lebih banyak investasi untuk dapat melakukan hal tersebut," jelasnya.
Untuk mendorong hal itu, lanjut Airlangga, Indonesia tengah melakukan penyederhanaan regulasi mengimplementasikan onlines single submission. Hal itu juga dikatakan sejalan dengan rekomendasi dari Bank Dunia melalui laporannya.
Selain itu, Indonesia akan bertransformasi dari negara yang mengekspor bahan mentah menjadi negara yang mengekspor barang-barang industri. Perjanjian perdagangan juga akan dieksplorasi untuk lebih meningkatkan keikutsertaan Indonesia dalam RNG.
"Salah satunya melalui Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang akan diimplementasikan pada 2021/2022," pungkas Airlangga. (E-1)
Kapasitas produksi pipa stainless steel maksimal bisa mencapai hingga 1.100 ton per tahun.
Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
Pogram Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Gelombang protes terhadap pendanaan industri peternakan intensif menguat secara global, dengan aksi serentak yang menyasar lembaga keuangan internasional.
Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 oleh World Bank menjadi 4,7% mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal, khususnya akibat kenaikan harga energi global.
Pemangkasan proyeksi pertumbuhan oleh Bank Dunia perlu dibaca sebagai peringatan dini bahwa ekonomi Indonesia masih rentan.
Ekonom dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 masih berpeluang melampaui proyeksi Bank Dunia.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pemangkasan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh Bank Dunia hal yang wajar. Bank Dunia
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia melakukan "dosa besar" setelah memangkas proyeksi ekonomi Indonesia dari 4,8% menjadi 4,7% tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved