Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Luwuk menghadiri launching ekspor perdana 50 ton tepung kelapa kering (dessicated coconut) oleh PT. Sasl and Sons Indonesia ke Jerman pada Jumat (23/8).
Acara peluncuran ekspor tersebut dihadiri Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Kadin Perindustrian dan Perdagangan Kab Banggai, perbankan serta instansi vertikal yang di kabupaten Banggai.
PT. Sasl and Sons adalah anak perusahaan dari Silvermill Group yang berkantor pusat di Srilangka dan telah berdiri selama 99 tahun. Silvermill merupakan salah satu perusahaan pengolahan kelapa tertua di dunia.
Presiden Direktur Silvermill group, Ruwantissa Suresh Anthony Silva, menyampaikan selain tepung kelapa kering (dessicated coconut), ke depannya perusahaan akan memproduksi olahan biji kelapa lainnya seperti VCO (virgin coconut oil), coconut milk, dan coconut water.
“Saat ini karyawan PT. Sasl And Sons di Luwuk mempekerjakan 450 orang karyawan, 60% di antaranya adalah wanita. Memproduksi 65 ribu kg/hari tepung kelapa kering. Diharapkan tiga tahun mendatang menjadi 1.500 pegawai, dan rencana produksi 400 ribu kg per hari," ungkap Suresh.
Sigit Santosa, Kepala Kantor Bea Cukai Luwuk, menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan kegiatan ekspor perdana ini akan sangat berpengaruh dalam perkembangan neraca perdagangan. Bea Cukai juga melakukan asistensi proses ekspor yang dilakukan PT. Sasl and Sons Indonesia.
“Sesuai fungsi BC sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai Luwuk mengasistensi mulai dari sebelum proses produksi, impor mesin dan peralatan pabrik dengan fasilitas BKPM. Selanjutnya setelah proses produksi, Bea Cukai mengasistensi dalam proses ekspor mulai dari teknis pengajuan dokumen PEB, penerbitan NPE (Nota Pelayanan Ekspor) sampai dengan terealisasinya ekspor perdana ini," ungkap Sigit
Potensi kelapa di Banggai yang besar dan dilanjutkan dengan investasi industri di bidang pengolaan biji kelapa menjadi tepung kelapa menjadi potensi yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang penerimaan negara.
Bea Cukai berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait berharap Pelabuhan Tangkiang di Luwuk dapat menjadi pelabuhan ekspor dan daerah Luwuk menjadi penopang perekonomian negara nantinya.
“Diharapkan dengan kegiatan ekspor ini, dapat mendorong kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Banggai dan menjadi penyemangat untuk terus meperkenalkan produk lokal indonesia ke dunia intenasional.” Tutup Sigit. (OL-09)
Kapasitas produksi pipa stainless steel maksimal bisa mencapai hingga 1.100 ton per tahun.
Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
Pogram Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPK sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved