Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kerangka fosil Tyrannosaurus Rex atau yang dikenal dengan T. Rex bernama Shen akan dilelang dengan harga yang diperkirakan bisa mencapai Rp382 miliar. Pelelangan Shen direncanakan akan dihelat bulan November mendatang di Pusat Konvensi dan Pameran Hong Kong.
Dilansir dari Love Science pada Minggu, (2/10), Shen merupakan T. Rex yang fosilnya pertama kali ditemukan di negara bagian Montana di Amerika Serikat (AS) dua tahun lalu. Shen memiliki berat 1.400 kilogram, dengan tinggi hampir 5 meter, panjang 12,2 meter dan lebar 2,1 meter.
Menjelang acara, perusahaan lelang Christie's, yang bertanggung jawab untuk menjual kerangka itu, akan membawa kerangka binatang pra sejarah itu ke Victoria Theatre dan Concert Hall, Singapura. Di sana fosil Shen akan dipajang untuk pameran singkat dari 28 hingga 30 Oktober sebelum dikirim ke Hong Kong untuk dilelang.
Kabar lelang fosil dinosaurus pertama di Asia itu menjadi perhatian para ilmuwan dunia. Salah satunya karena pelelangan fosil dianggap sebagai hal yang dapat membatasi dan mencederai ilmu pengetahuan di masa yang akan datang.
Ahli Paleontologi Vertebrata dan Profesor Biologi di Carthage College di Wisconsin, AS, Thomas Carr, mengungkapkan setiap spesimen T. Rex berharga karena masing-masing bisa menjelaskan evolusi dan unsur biologis dinosaurus langka. Jika Shen dijual ke tangan pribadi, bukan ke museum, sulit bagi ahli paleontologi untuk mempelajarinya.
Carr mengatakan sains membutuhkan replikasi. Adanya kolektor pribadi yang berpotensi menarik Shen dari dunia sains akan menggangu para ilmuwan untuk meneliti, memelajari, dan mereplikasinya untuk kepentingan ilmu pengetahuan.
"Setelah pelelangan, kerangka T. Rex Shen mungkin akan sulit untuk dipelajari lebih lanjut dan hilang begitu saja dari muka bumi," kata Carr.
Selama bertahun-tahun lamanua, penolakan atas lelang fosil binatang langka terus dilakukan ilmuwan dari banyak negara. Namun, upaya tersebut sampai sekarang masih selalu menemukan jalan buntu.
Lelang Shen hanyalah satu di antara sejumlah lelang yang dilakukan atas fosil spesimen dinosaurus belakangan ini. Termasuk T. Rex Stan yang pada 2020 lalu berhasil terjual dengan harga sekitar Rp434 miliar dengan sistem lelang di New York.
Pihak penyelenggara lelang mengatakan T. Rex Shen diperkirakan tidak akan mendapatkan harga lelang setinggi T. Rex Stan. Namun diharapkan bisa mendapatkan harga yang lebih tinggi daripada T. Rex Sue yang dijual pada tahun 1997 senilai sekitar Rp33 miliar. (M-4)
Berdasarkan analisis fosil embrio dan individu muda, bayi T. rex diperkirakan menetas dengan panjang sekitar 90 hingga 120 sentimeter.
Penelitian terbaru menunjukkan lubang besar di bagian atas tengkorak dinosaurus T. rex bagian dari sistem termoregulasi yang mirip dengan “pendingin udara” alam
Kini, sebuah penelitian baru yang dipublikasikan di jurnal Nature memberikan jawaban bahwa Nanotyrannus adalah spesies tersendiri, bukan T. rex muda.
Tidak semua dinosaurus raksasa mengandalkan kekuatan penuh saat berburu. Beberapa lebih memilih presisi dan teknik dibanding brutalitas.
Mengapa T. rex memiliki lengan yang kecil? Penelitian terbaru mengungkap ukuran lengan mini pada dinosaurus predator ini adalah strategi evolusioner.
Dunia prasejarah selalu memikat imajinasi kita, terutama saat membayangkan makhluk raksasa yang pernah menguasai Bumi
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Ilmuwan temukan fosil gurita raksasa Nanaimoteuthis haggarti sepanjang 19 meter di Jepang. Simak evolusi dan peran predator puncak lautan purba ini.
Fosil Breugnathair elgolensis ditemukan di Isle of Skye dan diperkirakan berusia sekitar 167 juta tahun, berasal dari periode Jurassic Tengah.
Penemuan fosil echidna raksasa yang tersembunyi selama 100 tahun akhirnya terungkap. Temuan ini mengubah pemahaman ilmuwan tentang sejarah prasejarah Australia.
Pendaki di Alpen Italia menemukan jejak ekosistem lengkap berusia 280 juta tahun. Dari reptil hingga jejak hujan purba, temuan ini bikin ilmuwan tercengang.
Di lokasi yang berada sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut tersebut, para ilmuwan menemukan harta karun berupa jejak kaki dari setidaknya lima spesies hewan yang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved