Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK-anak terdampak secara langsung akibat perubahan lingkungan dan disrupsi di berbagai sektor selama masa pamdemi covid-19, termasuk di dalamnya sistem pendidikan, layanan perlindungan anak, kehidupan ekonomi keluarga, hingga perubahan interaksi sosial dalam masyarakat tempat mereka bertumbuh.
Seringkali anak menjadi subjek yang terabaikan dalam berbagai macam kebijakan di masa-masa sulit ini. Bahkan tak jarang dalam pengambilan kebijakan yang menyangkut dirinya, anak-anak tak pernah diajak berdialog dalam perumusannya.
Sebagai upaya untuk mengafirmasi partisipasi anak dalam penentuan kebijakan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam situasi pandemi, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menggelar dialog dengar pendapat anak dan kaum muda, secara daring, pada Rabu (25/6) siang.
Sekitar lima puluh anak dari berbagai daerah diajak berdialog langsung dengan Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati, Komisioner Bidang Hak Sipil dan Partisipasi, Jasra Putra, dan Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia.
“Kami mendorong agar suara anak-anak dari berbagai latar belakang didengar oleh komisi negara, dan dijadikan pertimbangan dalam membuat kebijakan terkait pemenuhan hak dan perlindungan dalam situasi pandemi covid-19,” ungkap Dini Widiastuti.
Dini berharap anak-anak Indonesia tetap aktif dan berdaya menyuarakan gagasan-gagasan kritisnya terkait ragam masalah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, terutama di masa pandemi covid 19 ini.
Dalam acara tersebut, anak-anak menyampaikan beberapa rekomendasi untuk para pemangku kepentingan, di antaranya dalam hal pemenuhan hak kesehatan, perlindungan dari tibdak kekerasan (termasuk kekerasan berbasis gender), pemenuhan hak tumbuh kembang anak, hingga masalah perkawinan anak dan pekerja anak.
Anak-anak yang terlibat dalam dialog daring ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah terpencil, kepulauan dan daerah tertinggal serta anak dengan disabilitas. Para peserta juga merupakan perwakilan dari Forum Anak chapter Nasional dan daerah; Youth Coalition for Girls (YCG) chapter Nasional, Kupang dan Riau; Youth Advisory Panel (YAP) Plan Indonesia di Kabupaten/Kota Jakarta, Timor Tengah Selatan, Lembata, Nagekeo; Alumni International Day of the Girls (IDG) serta komunitas anak dan kaum muda mitra Plan Indonesia lainnya.
Inisiasi dialog dengar pendapat ini juga turut diapresiasi oleh Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati.
“Saya bangga melihat anak-anak Indonesia dapat menyampaikan rekomendasi langsung kepada KPAI dan akan dijadikan sebagai salah satu landasan KPAI dalam memberikan masukan kebijakan kepada pemerintah. Semangat kalian mendorong kami untuk mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan anak yang setara di seluruh Indonesia,” pungkas Rita. (M-4)
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 14 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut dan seluruhnya merupakan perempuan dewasa.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Salah satu bentuk masih lemahnya pengawasan dan regulasi yakni banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki SOP.
KPAI menilai kasus kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta berlangsung sistematis dan masif. Desak penyelidikan hingga ke pemilik yayasan.
KPAI akan menyusun rekomendasi strategis berbasis bukti untuk disampaikan kepada Presiden, membentuk kelompok kerja khusus MBDK, dan mendorong pembatasan iklan minuman manis di ruang publik
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved