Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERRI Leroys dan Prettynice101 adalah dua dari beberapa vlogger kecantikan cilik dunia. Di tanah air, gadis cilik yang punya jejak sama salah satunya adalah Rahmawati yang terkenal dengan penggunaan balon berisi air untuk aplikator alas bedak. Sementara Unicorn Syahwa dan Alyatusholiha Harmono adalah vlogger yang kadang juga membuat video tata rias.
Keberadaan para vlogger kecantikan cilik itu menunjukkan kian maraknya perilaku bermake-up oleh anak. Perilaku itu bergeser dari yang pada era-era sebelumnya hanya merupakan satu bentuk permainan atau keisengan anak. Meski beberapa anak, contohnya Syahwa, menggunakan riasan yang aman untuk anak, yakni misalnya madu untuk pelembab bibir dan bedak bayi untuk wajah, tidak demikian dengan vlogger luar negeri.
Sebagai orang tua, kita pun menghadapi tantangan baru. Seberapa dinikah sebetulnya anak boleh berdandan?
Dilansir CNA, dr. Lynn Chiam yang merupakan dokter kulit di Klinik Novena, Singapura, mengungkapkan jika usia 16 tahun merupakan usia yang relatif aman untuk mengenakan riasan. Sebab itu orang tua sebaiknya menghindari penggunaan riasan pada anak di bawah usia tersebut.
Chiam menjelaskan jika kulit anak lebih sensitif karena fungsi penghalangnya belum terbentuk dengan sempurna sebagaimana di usia dewasa. Akibatnya, jika kulit anak kerap terpapar bahan-bahan kimia maka akan lebih mudah mengalami masalah, seperti kulit menjadi kering hingga iritasi.
Meski jenis make-up yang digunakan dikatakan aman untuk anak, dr.Chiam mengingatkan untuk tetap membersihkan secara sempurna. Selain itu, akan lebih baik jika penggunaan make-up tidak sering atau bahkan menjadi rutinitas.
Jika anak memang memiliki kegiatan yang diharuskan menggunakan make-up, misalnya latihan atau pentas tari, ia menyarankan untuk menggunakan make-up jenis cair (liquid) karena dinilai cenderung lebih ringan untuk kulit.
Dr. Chiam mengingatkan pula jika orang tua harus berani untuk bersikap lebih tegas pada penggunaan cat rambut maupun pewarna kuku. Ia menilai bahan-bahan kimia di kedua jenis produk itu relatif terlalu keras untuk kulit anak. Terlebih jika proses pewarnaan rambut mencakup proses penghilangan warna rambut asli (bleaching).
Proses itu benar-benar harus dihindari. Sementara itu jika terpaksa, maka penggunaan cat kuku tidak boleh dalam jangka waktu lama. Apalagi mengingat kebiasaan anak kecil yang kerap menggigit kuku. (Ant/M-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved