Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENEMUAN tak biasa datang dari kawasan Cotswolds, Inggris selatan. Sepasang warga yang gemar berburu fosil secara amatir justru berhasil mengungkap salah satu situs fosil paling spektakuler dari zaman Jurassic Period.
Sally dan Neville Hollingworth awalnya hanya menemukan fragmen kecil fosil di sebuah tambang. Namun setelah dibersihkan di rumah, mereka menyadari bahwa batuan tersebut menyimpan fosil makhluk laut purba dalam kondisi luar biasa utuh.
Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Natural History Museum, yang langsung mengirim tim ahli untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Hasilnya mengejutkan. Dalam waktu singkat, para peneliti menemukan bukan hanya ratusan, tetapi kemungkinan puluhan ribu fosil hewan laut purba yang terkubur dalam satu lokasi.
Makhluk-makhluk tersebut didominasi oleh kelompok Echinodermata seperti bintang laut, lili laut, dan bulu babi yang hidup sekitar 167 juta tahun lalu di dasar laut dangkal.
Menurut paleontolog Tim Ewin, kondisi fosil menunjukkan bahwa hewan-hewan itu mati secara mendadak akibat bencana besar.
“Mereka tampak mencoba melindungi diri, tapi akhirnya terkubur hidup-hidup oleh sedimen,” jelasnya.
Para ilmuwan menduga bencana tersebut berupa longsoran bawah laut yang dipicu gempa, yang secara tiba-tiba menimbun seluruh ekosistem. Peristiwa ini membuat fosil terawetkan secara tiga dimensi dengan detail yang sangat jarang ditemukan.
Saking luar biasanya, situs ini dijuluki sebagai “Pompeii-nya zaman Jurassic”, merujuk pada Eruption of Mount Vesuvius in 79 AD yang mengawetkan kota kuno dalam sekejap.
Penemuan ini juga membuka peluang besar bagi ilmu pengetahuan. Selama ini, koleksi fosil echinodermata dari periode tersebut di museum hanya berjumlah puluhan spesimen. Kini, satu lokasi saja bisa menghasilkan ribuan contoh dengan kondisi jauh lebih lengkap.
Para peneliti berharap temuan ini dapat membantu memahami evolusi kehidupan laut purba serta bagaimana makhluk hidup merespons perubahan lingkungan ekstrem pelajaran penting di tengah perubahan iklim saat ini.
Dari penemuan sederhana oleh warga, kini dunia sains mendapatkan jendela baru untuk melihat masa lalu bumi yang terkubur jutaan tahun lamanya.
Sumber: BBC
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Ilmuwan temukan fosil gurita raksasa Nanaimoteuthis haggarti sepanjang 19 meter di Jepang. Simak evolusi dan peran predator puncak lautan purba ini.
Fosil Breugnathair elgolensis ditemukan di Isle of Skye dan diperkirakan berusia sekitar 167 juta tahun, berasal dari periode Jurassic Tengah.
Penemuan fosil echidna raksasa yang tersembunyi selama 100 tahun akhirnya terungkap. Temuan ini mengubah pemahaman ilmuwan tentang sejarah prasejarah Australia.
Pendaki di Alpen Italia menemukan jejak ekosistem lengkap berusia 280 juta tahun. Dari reptil hingga jejak hujan purba, temuan ini bikin ilmuwan tercengang.
Di lokasi yang berada sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut tersebut, para ilmuwan menemukan harta karun berupa jejak kaki dari setidaknya lima spesies hewan yang berbeda.
Fosil bayi pterosaurus 150 juta tahun lalu ditemukan di Jerman. Keduanya tewas akibat badai tropis di era Jurassic.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved