Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA astronaut misi Artemis II dijadwalkan mendapat suguhan astronomi langka pada Senin (6/4). Saat melakukan manuver slingshot di sisi jauh bulan, keempat kru akan menyaksikan gerhana matahari total dengan durasi dan sudut pandang yang tidak pernah dirasakan oleh manusia di Bumi.
Fenomena ini terjadi bersamaan dengan momen bersejarah di mana kru Artemis II memecahkan rekor jarak terjauh manusia dari Bumi, melampaui catatan misi Apollo 13 pada April 1970.
Meski gerhana matahari total sering terjadi, posisi Orion di luar angkasa memberikan perspektif yang sangat kontras. "Dari sudut pandang kita (di Bumi), bulan dan matahari di langit tampak berukuran kira-kira sama," ujar Kelsey Young, pimpinan operasional penerbangan sains Artemis NASA, dalam konferensi pers Sabtu (4/4).
Namun, bagi kru di kapsul Orion, bulan akan terlihat jauh lebih besar. Akibatnya, matahari akan menghilang dari pandangan mereka selama sekitar 53 menit, tujuh kali lebih lama dibandingkan durasi totalitas maksimal yang bisa disaksikan dari permukaan Bumi.
NASA tidak hanya membiarkan kru menikmati pemandangan. Para astronaut, Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen, ditugaskan untuk melakukan observasi ilmiah terhadap korona atau atmosfer luar matahari.
"Kami menyertakan instruksi bagi mereka untuk mendeskripsikan fitur-fitur yang terlihat pada korona surya, yang pada akhirnya dapat membantu ilmuwan memahami proses ini secara umum," tambah Young.
Selain matahari, mata manusia para astronaut dianggap sangat berharga untuk mengamati permukaan bulan. NASA menilai mata manusia mampu menangkap nuansa warna dan bayangan yang sering kali terlewat oleh kamera robotik. Pengamatan jarak dekat pada bagian sisi jauh bulan yang belum pernah dilihat langsung oleh manusia ini diharapkan dapat memberikan data geologis yang signifikan.
Menariknya, kesempatan melihat gerhana ini merupakan "kado" yang tidak direncanakan. Awalnya, Artemis II ditargetkan meluncur pada Februari, namun kendala kecil pada roket Space Launch System (SLS) menggeser jadwal ke jendela peluncuran April.
"Itu adalah sesuatu yang sebelumnya tidak kami sangka akan bisa kami lakukan," kata astronaut Jeremy Hansen. "Namun karena kami meluncur pada 1 April, kami akan bisa melihatnya sekarang, dan itu sangat keren."
Gerhana matahari total ini akan dimulai pada Senin pukul 20.35 EDT, sekitar 90 menit setelah Orion mencapai jarak maksimalnya dari Bumi, yakni 252.757 mil (406.773 km). Setelah melewati titik terjauh tersebut, gravitasi bulan akan mengayunkan Artemis 2 kembali menuju Bumi. Para astronaut dijadwalkan melakukan pendaratan di laut (splashdown) pada Jumat (10/4) di lepas pantai San Diego, sekaligus mengakhiri misi 10 hari mereka di bulan. (Space/Z-2)
NASA mendukung misi European Space Agency ExoMars. Rover Rosalind Franklin ditargetkan meluncur 2028 untuk mencari jejak kehidupan di Mars.
NASA mempercepat ambisi ke Bulan lewat proyek MoonFall. Empat drone "hopper" akan dikirim untuk memetakan Kutub Selatan Bulan sebelum pendaratan astronot 2028.
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
NASA telah resmi mengumumkan penugasan empat kru dari tiga agen antariksa berbeda untuk menjalankan misi SpaceX Crew-13.
KLAIM yang menyebutkan bahwa Bumi akan mengalami kegelapan total selama beberapa menit pada Agustus 2027 sempat ramai beredar di media sosial.
Pada 2 Agustus 2027 mendatang, bulan akan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi cahaya Matahari sepenuhnya di wilayah tertentu.
Pada 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan.
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Peneliti ungkap reaksi unik hewan di padang rumput saat Gerhana Matahari Total April 2024 melalui rekaman suara. Apakah alam benar-benar menjadi sunyi?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved