Hoaks Bumi Gelap Total 2027, ini Penjelasan Ilmiahnya

Abi Rama
20/4/2026 22:20
Hoaks Bumi Gelap Total 2027, ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi(freepik)

Klaim yang beredar tahun lalu di media sosial menyebutkan bahwa Bumi akan mengalami kegelapan total selama beberapa menit pada Agustus 20207 mendatang. Informasi ini menimbulkan kekhawatiran sekaligus rasa penasaran publik. Namun, faktanya klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.

Mengutip laporan dari Space.com, fenomena yang dimaksud sebenarnya adalah gerhana Matahari total yang akan terjadi pada 2 Agustus 2027, bukan pada Agustus tahun ini. Selain itu, tidak mungkin seluruh permukaan Bumi mengalami kegelapan secara bersamaan.

Gerhana Matahari Total, Bukan Pemadaman Global

Pada 2 Agustus 2027 mendatang, bulan akan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi cahaya Matahari sepenuhnya di wilayah tertentu. Kondisi ini disebut sebagai gerhana Matahari total.

Saat puncak gerhana, wilayah yang dilalui jalur totalitas akan mengalami kegelapan selama maksimal 6 menit 22 detik. Meski disebut “gelap”, suasana yang terjadi sebenarnya lebih mirip senja dengan cahaya redup di seluruh horizon, bukan gelap total seperti malam hari.

Fenomena ini menjadi istimewa karena durasi totalitasnya merupakan yang terlama di daratan sepanjang abad ke-21, sehingga kerap dijuluki sebagai “gerhana abad ini”.

Jalur Gerhana Tidak Menutupi Seluruh Bumi

Meski terdengar dramatis, gerhana ini hanya terjadi di jalur sempit yang disebut jalur totalitas. Pada 2027, jalur tersebut diperkirakan memiliki lebar sekitar 258 kilometer dan membentang sepanjang 15.227 kilometer di permukaan Bumi.

Wilayah yang akan dilalui jalur ini mencakup 11 negara, terutama di Afrika Utara dan Timur Tengah, seperti Spanyol, Maroko, Mesir, hingga Arab Saudi. Di luar jalur tersebut, masyarakat hanya akan melihat gerhana sebagian atau bahkan tidak melihatnya sama sekali. Dengan kata lain, sebagian besar wilayah dunia, termasuk Indonesia tidak akan mengalami gelap total.

Tidak Ada Gerhana pada Agustus Tahun Ini

Perlu diluruskan, tidak ada gerhana Matahari yang terjadi pada Agustus tahun ini. Gerhana terdekat adalah gerhana Matahari parsial yang akan berlangsung pada 21 September, yang hanya dapat diamati dari wilayah tertentu seperti Samudra Pasifik dan Antarktika.

Meski diselimuti informasi yang dinilai menyesatkan, gerhana Matahari total 2 Agustus 2027 tetap menjadi fenomena astronomi yang sangat dinantikan. Selain langka, durasi totalitasnya menjadikannya salah satu yang paling spektakuler dalam beberapa dekade terakhir.

Sumber: Space.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya