Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TANTANGAN UMKM di era digital berkaitan dengan sumber daya terbatas, namun dituntut untuk memberikan dukungan pelanggan yang cepat dan efektif. Oleh karena itu, UMKM membutuhkan lebih banyak fitur dan konten yang memudahkan dalam meningkatkan produktivitasnya. Kebutuhan ini dapat diatasi oleh teknologi Generative AI.
ICS Compute, perusahaan IT Consulting dan Service, meluncurkan Redpumpkin Generative AI Assistant Platform. Platform ini dibuat dengan menggunakan layanan Amazon Web Services (AWS), sehingga dapat memberikan kemudahan dari sisi implementasi, harga yang amat terjangkau, dan performa yang kuat, menjadikannya ideal untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Redpumpkin Gen AI Assistant, solusi sempurna untuk bisnis yang ingin meningkatkan layanan pelanggan, otomatisasi tugas, dan produktivitas," ujar CEO dan Pendiri ICS Compute Budhi Wibawa melalui sambutannya dalam acara Media Briefing Peluncuran Redpumpkin Generative AI Assistant Platform ICS Compute, Selasa (4/6) di Ritz Carlton, Jakarta Selatan.
Baca juga : Gandeng Sejumlah Universitas, Alibaba Cloud Hadirkan Inovasi AI Generatif Terbaru
Melalui layanan cloud AWS, lanjutnya, ICS Compute menyediakan solusi yang terjangkau, cepat diimplementasikan, dan kuat, memungkinkan UMKM mengakses teknologi canggih sesuai kebutuhan mereka.
Pihak ICS menjelaskan, dbangun di atas infrastruktur Amazon Bedrock dan menggunakan model Anthropic, Redpumpkin memastikan keamanan dan privasi data pelanggan dengan service level agreement (SLA) uptime terbaik dan menerapkan protokol backup serta pemulihan sesuai best practice.
Dengan alat intuitif dan template yang dapat dikustomisasi, bisnis dapat dengan mudah membuat asisten virtual yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Template ini dapat disematkan langsung ke situs web pelanggan, memastikan integrasi yang mulus.
Baca juga : Di Tahun 2024, Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) Generatif akan Kian Masif
Platform ini dapat memproses teks, gambar, dokumen, dan URL, dan didukung berbagai jenis data seperti konten web (HTML), file teks (TXT, CSV, Markdown), PDF, file Microsoft Office (PPTX, DOCX, XLSX), dan transkrip YouTube, memungkinkan bisnis dapat melatih asisten virtual dengan data relevan untuk merespons pelanggan yang akurat melalui fitur "instruction/prompting".
“Redpumpkin Generative AI Assistant adalah solusi siap pakai dan terjangkau untuk masalah operasional UMKM. ICS Compute menyediakan dukungan penuh dari konsultasi hingga training kepada para pelanggannya, memastikan setiap bisnis dapat mengadopsi teknologi ini dengan mudah,” jelas Budhi.
Proses implementasi produk ini berlangsung cepat, hanya dalam hitungan hari. ICS dapat melakukan implementasi di lingkungan AWS pilihan pelanggan, baik AWS Private pelanggan atau lingkungan AWS yang disediakan ICS sebagai solusi SaaS.
Baca juga : Kominfo Siapkan Pedoman Etika Penggunaan AI di Sektor Publik
Dengan kemampuan analisis data, asisten virtual ini pun dapat memberikan insight tentang tren penjualan dan preferensi pelanggan, membantu pemilik UMKM membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Didukung oleh NLP dan Anthropic Cloud v3, asisten virtual ini mendukung beberapa bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
Menurut Budhi, teknologi Gen AI memainkan peran penting dalam demokratisasi produk high technology di berbagai skala bisnis.
“Dengan Redpumpkin Gen AI Assistant, UMKM dapat mengalami peningkatan produktivitas signifikan, mengurangi beban kerja hingga setengahnya dengan memanfaatkan data yang dimiliki. Hal ini tentunya menghasilkan respons yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas operasional hingga 60 persen,” tambahnya.
Pada akhir sesi Budhi mengatakan, asisten virtual berbasis Gen AI dapat bermanfaat di berbagai sektor seperti ritel dan e-commerce, perhotelan dan pariwisata dengan layanan 24/7, kesehatan dengan jadwal dan pertanyaan umum, pendidikan dengan efisiensi administratif, keuangan dan asuransi dengan informasi real-time, serta dukungan teknis di manufaktur. (H-2)
Peneliti dari IMT School Lucca mengungkap bagaimana kepribadian dan pengalaman hidup membentuk mimpi. Temukan alasan mengapa mimpi terasa nyata atau aneh.
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
Rokid resmi merilis kacamata pintar berbasis AI di Indonesia. Perangkat wearable ini tawarkan asisten digital real-time dan layar micro-OLED canggih.
Google resmi meluncurkan fitur Personal Intelligence untuk Gemini di Indonesia. Hubungkan Gmail dan Google Photos dengan aman untuk asisten AI yang lebih cerdas.
Teknologi AI kini memperkuat layanan dialisis atau cuci darah dengan analisis data real-time untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien penyakit ginjal kronis.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved