Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejauh ini, KPK telah menemukan bukti dan menahan dua tersangka.
Jaksa mengatakan proyek tersebut menggunakan jasa PT Bayu Surya Bakti Konstruksi.
Dugaan pemberian uang menambah daftar total uang yang diduga diterima Menpora Imam Nahrawi,
TIM penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi sekaligus di Kabupaten Bengkalis, Riau. Mulai dari kantor bupati, pendopo bupati, serta Kantor Dinas PU.
Jonan diharapkan hadir untuk bisa memberikan keterangan terkait pokok perkara proyek PLTU Riau-1 dan terminasi kontrak ESDM.
Beberapa barang bukti yang diperoleh KPK ialah sejumlah dokumen berbahasa Inggris sehingga perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Febri menuturkan, pakaian yang digunakan pria tersebut bukanlah pakaian resmi tahanan KPK.
KPK sudah banyak menerima aduan terkait jual beli jabatan rektor perguruan tinggi.
Tahanan itu membeli sebuah jam tangan seharga Rp4 juta
Kedatangan Idrus ke KPK terkait pemeriksaan kasus suap PLTU Riau-1 dengan tersangka direktur PLN non aktif Sofyan Basir.
Proses pendidikan pencegahan anti korupsi perlu dilakukan oleh seluruh pihak termasuk dari kalangan pemangku kepentingan Pendidikan Anti Korupsi (PAK).
Jonan berhalangan hadir karena sedang dinas ke luar negeri
Kali ini, Novanto yang juga narapidana korupsiĀ KTP-E tersebut diperiksa sebagai saksi kasus korupsi PLTU Riau-1 untuk tersangka mantan Direktur Utama PT, PLN Sofyan Basir.
Komisi III blum bisa memastikan DPR periode mana yang akan melantik pimpinan baru KPK
Novanto dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir.
Dalam kasus tersebut, Marzuki diduga menyuap hakim PN Semarang, Lasito. Ia diduga memberikan uang Rp700 juta kepada Lasito.
Sidang praperadilan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy telah memasuki tahap putusan.
Cepat atau lambatnya penyelesaian suatu kasus bergantung pada ketersediaan SDM, dalam hal ini ialah penyidik yang ada.
"Tentu ada dua kemungkinan, pertama, karena gratifikasinya sendiri menurun. Kedua, karena memang kesadaran pejabat negara yang rendah."
Menurut Jokowi, banyak nama yang sudah direkomendasikan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved