Guardiola: Laga Manchester City vs Arsenal Jadi Penentu Juara Liga Inggris

Khoerun Nadif Rahmat
13/4/2026 12:53
Guardiola: Laga Manchester City vs Arsenal Jadi Penentu Juara Liga Inggris
ilustrasi(Antara)

Laga Manchester City vs Arsenal yang dihelat pada 19 April 2026 mendatang menjadi laga penentu yang akan menentukan siapa yang menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini. Demikian dikatakan pelatih Manchester City Pep Guardiola. Menurutnya, pertandingan itu menjadi final sesungguhnya dalam perburuan gelar liga musim ini.

Komentartersbeut dilontarkan Guardiola setelah menghancurkan Chelsea di kandangan sendiri dengan skor 3-0. Kemenangan itu membuat Jarak Man City dengan Arsenal menjadi semakin tipis.

Kini The Citizens hanya terpaut enam angka dari Arsenal yang bertakhta di puncak. Dengan tabungan satu pertandingan lebih banyak, peluang City untuk mempertahankan takhta kembali terbuka lebar, terutama setelah Arsenal terpeleset saat menyerah 1-2 dari Bournemouth.

Meski City berpeluang juara jika menyapu bersih tujuh laga sisa, Guardiola menunjuk laga Man City vs Arsenal di Stadion Etihad pada (19/4) sebagai titik krusial.

"Arsenal adalah final. Namun jangan bilang kepada saya bahwa Brentford (pada 9 Mei) akan mudah," kata Guardiola dikutip dari ESPN.

Guardiola menaruh kewaspadaan tinggi mengingat konsistensi skuat asuhan Mikel Arteta sepanjang musim ini, baik di kancah domestik maupun kompetisi Eropa.

"Kami akan menghadapi tim yang dalam 49 pertandingan hanya kalah tiga kali, di Liga Champions tidak kalah sekali pun. Di final Piala Liga, kami benar-benar tidak diunggulkan, tidak ada satu pun orang di negara ini yang akan bertaruh 1 pound sterling bahwa kami akan jauh lebih baik. Mungkin sekarang sedikit berbeda," sebut Guardiola.

Guardiola secara terbuka melontarkan pujian bagi rivalnya tersebut yang dinilai telah bertransformasi menjadi kekuatan yang sulit dibendung dalam beberapa tahun terakhir.

"Mereka adalah tim terbaik di negara ini, di Eropa, sejauh ini. Mengalahkan Arsenal sekali saja sudah sangat sulit, bayangkan mengalahkan mereka dua kali dalam beberapa minggu," tutur Guardiola.

City kini memiliki keuntungan dari segi kebugaran karena jadwal yang lebih longgar jika dibandingkan dengan Arsenal yang masih berkompetisi di Liga Champions.

"Sekarang kami punya waktu panjang karena sudah tidak di Liga Champions, kami lebih segar dan dalam latihan semua orang tahu persis apa yang harus dilakukan," kata Guardiola.

Selain kemenangan tim, sorotan dalam laga kontra Chelsea juga tertuju pada performa impresif Rayan Cherki yang menyumbang dua assist.

Kendati demikian, Guardiola memberikan catatan khusus bagi talenta muda asal Prancis tersebut agar tetap bermain efektif.

"Rayan adalah talenta luar biasa. Gol kedua, umpan kepada Marc (Guehi). Masalah bagi Rayan adalah terkadang ia bermain terlalu dekat dengan (Gianluigi) Donnarumma, bakat Anda harus berada di sepertiga akhir. Dekat dengan Haaland, dekat dengan para winger. Kami akan membawa bola kepada Anda. Tidak perlu turun terlalu dalam," jelasnya.

Guardiola meyakini Cherki memiliki masa depan cerah di Inggris jika terus mengasah kemampuannya.

"Ia masih sangat muda, dampaknya di Liga Inggris pada musim pertamanya, ia sudah menjadi pemain luar biasa. Ia memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik lagi. Itu akan bagus untuk City dan dirinya," pungkasnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya