Arteta: Kekalahan Arsenal dari Manchester City Bikin Perburuan Gelar Juara Memanas

Irvan Sihombing
20/4/2026 16:20
Arteta: Kekalahan Arsenal dari Manchester City Bikin Perburuan Gelar Juara Memanas
Pelatih Arsenal Mikel Arteta bereaksi ketika pertandingan menghadapi Bournemouth pada pekan 32 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Sabtu (11/4/2026) waktu setempat.(premierleague.com)

PELATIH Arsenal Mikel Arteta menegaskan persaingan memperebutkan takhta juara Liga Inggris musim 2025/2026 kembali terbuka lebar setelah tim 'Meriam London' takluk 1-2 dari Manchester City, Minggu (19/4/2026) malam. 

“Liga Inggris dimulai kembali, hampir. Mereka memiliki satu pertandingan simpanan, kami unggul tiga poin, lima pertandingan tersisa, jadi permainan dimulai,” kata Arteta dalam konferensi pers usai laga, Senin dini hari WIB.

Kekalahan di Stadion Etihad ini membuat keunggulan poin The Gunners terpangkas menjadi sisa tiga angka, sekaligus memberikan peluang bagi City untuk mengudeta puncak klasemen lewat satu laga simpanan yang mereka miliki.

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui gol Kai Havertz yang membalas gol pembuka Rayan Cherki. Namun, Erling Haaland memastikan kemenangan Manchester City lewat gol pada menit ke-65.

Hasil ini membuat Manchester City hanya terpaut tiga poin dari Arsenal yang masih memimpin klasemen sementara. City bahkan berpeluang mengambil alih posisi puncak jika mampu memenangi laga simpanan melawan Burnley.

Arteta menegaskan kekalahan tersebut tidak mengurangi keyakinan timnya untuk meraih gelar juara, yang telah lama dinantikan selama lebih dari dua dekade.

“Segala sesuatu masih harus diperjuangkan. Jadi kami tahu betapa besarnya keinginan kami memenanginya dan kami tidak akan berhenti dan kami akan melaju lagi, itu sudah pasti,” ujarnya.

Meski Arsenal finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir, Arteta menilai timnya tetap berada dalam posisi kompetitif di sisa musim.

“Jika saya harus memilih para pemain untuk memenangi Liga Inggris dengan lima pertandingan tersisa di tangan kami dan berada di final Liga Champions, saya pikir saya seharusnya berada di rumah saja,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Arteta juga mengungkapkan suasana ruang ganti yang dipenuhi kekecewaan usai kekalahan tersebut. Namun, para pemain sepakat untuk segera bangkit dan fokus menghadapi lima laga penentu yang tersisa. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya