Kecewa Chelsea Digilas Man City 3-0, Liam Rosenior Soroti Mentalitas Pemain

Thalatie K Yani
13/4/2026 08:47
Kecewa Chelsea Digilas Man City 3-0, Liam Rosenior Soroti Mentalitas Pemain
Pelatih Chelsea Liam Rosenior ungkap kekecewaan mendalam usai timnya takluk 3-0 dari Man City. (Chelsea)

PELATIH kepala Chelsea, Liam Rosenior, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah The Blues tumbang 3-0 di tangan Manchester City dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Stamford Bridge. Rosenior menyoroti kegagalan timnya dalam merespons tekanan, terutama setelah kebobolan gol pertama yang meruntuhkan organisasi permainan mereka.

Chelsea sebenarnya mengawali laga dengan menjanjikan. Selama 45 menit pertama, tuan rumah tampil terorganisir dan beberapa kali merepotkan pertahanan City lewat skema serangan balik. Marc Cucurella bahkan sempat menjaringkan bola, meski akhirnya dianulir wasit karena dianggap berada dalam posisi offside yang sangat tipis.

Runtuh di Babak Kedua

Namun, situasi berbalik drastis selepas turun minum. Manchester City mengambil kendali penuh dan memecah kebuntuan melalui sundulan Nico O’Reilly. Hanya berselang enam menit, gawang Chelsea kembali jebol melalui aksi Marc Guehi. Kemenangan City akhirnya digelapkan oleh gol ketiga yang dicetak oleh Jeremy Doku, yang sekaligus memastikan kekalahan ketiga berturut-turut bagi Chelsea di liga.

Rosenior mengakui performa anak asuhnya di babak kedua jauh dari standar yang dibutuhkan untuk menghadapi tim sekelas Manchester City.

"Sangat mengecewakan, terutama melihat performa kami di babak pertama," ungkap Rosenior setelah pertandingan. "Namun, kejadian ini sudah terlalu sering terjadi [kebobolan dua gol dalam waktu singkat]."

Soroti Ketahanan Mental

Sang pelatih menekankan masalah utama Chelsea saat ini adalah kurangnya daya juang saat berada dalam posisi sulit. Menurutnya, City memang mengawali babak kedua dengan lebih baik, namun hal itu bukan alasan bagi timnya untuk kehilangan konsentrasi secara instan.

"Apa yang tidak boleh Anda lakukan adalah kebobolan dua gol dengan cara seperti itu, dalam waktu yang begitu cepat satu sama lain," tegas Rosenior. "Sekali lagi, ini kembali ke soal ketahanan dalam momen-momen sulit, melewati momen tersebut, dan memastikan Anda tetap berada dalam permainan."

Meskipun struktur pertahanan timnya sempat terlihat solid di paruh pertama, Rosenior enggan mencari pelipur lara dari sisi positif tersebut. Baginya, realita di lapangan menunjukkan adanya kelemahan kronis yang harus segera dibenahi.

"Saya tidak ingin membicarakan hal-hal positif, karena kenyataannya sudah terlalu sering dalam waktu singkat kami tertinggal satu gol dan kemudian segera disusul gol lainnya. Itu adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi lagi ke depannya," pungkasnya.

Kekalahan ini membuat posisi Chelsea kian tertekan di papan klasemen, sementara Rosenior kini dituntut untuk segera menemukan solusi atas rapuhnya mentalitas bertanding skuatnya sebelum melakoni laga berikutnya. (Chelsea/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya