Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota DPR RI Azis Subekti, memberikan apresiasi atas performa Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia dalam laga final Piala Asia melawan Iran di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026). Meski harus menyudahi laga dengan kekalahan drama adu penalti, Azis menilai pencapaian ini merupakan tonggak sejarah yang menyejajarkan posisi Indonesia dengan raksasa futsal Asia.
Menurut Azis, perlawanan sengit yang ditunjukkan anak asuh Hector Souto membuktikan bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pelengkap dalam peta futsal internasional.
"Drama malam itu menegaskan satu hal: Indonesia kini ada dalam peta. Peta itu tidak digambar oleh kemenangan instan, melainkan oleh keberanian mengelola proses dan kerja kolektif yang sabar," ujar Azis dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).
Azis menyoroti bagaimana Samuel Eko dan kawan-kawan mampu menekan irama permainan Iran yang selama ini dikenal sebagai kekuatan dominan di Asia. Ia menilai gol-gol yang tercipta dari kaki pemain seperti Israr Megantara dan Reza Gunawan bukan sekadar angka, melainkan simbol bahwa Indonesia mampu bersuara dengan rencana permainan yang matang.
Tak hanya lini depan, Azis juga memberikan catatan khusus bagi lini pertahanan dan penjaga gawang.
"Rio Pangestu, Rizki Xavier, hingga ketangguhan Ahmad Habiebie dan Muhammad Nizar di bawah mistar menunjukkan kerja sunyi yang luar biasa. Mereka menjaga agar keyakinan tim tidak runtuh di saat-saat genting," tambahnya.
Azis juga memuji tangan dingin sang arsitek tim Hector Souto yang berhasil merajut mentalitas juara dan ketepatan strategi dalam mengelola tempo permainan, terutama saat menghadapi lawan setangguh Iran.
Selain itu, ia juga mengapresiasi atmosfer Indonesia Arena yang dipadati suporter. Hal ini menunjukkan adanya ikatan batin yang kuat antara tim dan pendukung.
"Skor akhir mungkin mencatat kita belum membawa pulang piala, namun malam itu melahirkan pengakuan. Indonesia mampu membuat final Asia berjalan keras dan menegangkan. Futsal Indonesia tidak lagi berada di pinggir catatan, melainkan di tengah pembicaraan dunia," tegas Azis.(H-2)
Ia mendorong pemerintah untuk melakukan aktivasi terhadap jutaan hektare lahan terlantar guna dijadikan basis produksi desa.
Penggunaan terminologi yang terlalu umum seperti "gangguan suplai" dianggap tidak memenuhi standar transparansi.
Perlindungan terhadap personel PBB adalah kewajiban mutlak semua pihak yang bertikai, dan dunia internasional tidak boleh membiarkan impunitas terhadap kejahatan semacam ini.
Lebih lanjur, dia juga memberikan catatan terkait mahram haji yang terpisah-pisah pada pelaksanaan haji di tahun-tahun sebelumnya.
Kenaikan biaya modal ini tidak hanya menggerus margin keuntungan, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha di tengah daya beli masyarakat yang menurun.
Rudianto menegaskan bahwa dalam kasus tindak pidana berat seperti pembunuhan, tidak ada kata terlambat atau berhenti dalam proses pengusutan hingga pelaku dan dalangnya ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved