Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Tagih Laporan Transformasi Polri

Media Indonesia
24/4/2026 19:29
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Tagih Laporan Transformasi Polri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) bersama Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno (kanan), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (baris tengah kanan) dan Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad(ANTARA FOTO/Makna Zaezar/nym.)

PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4). Dalam pertemuan empat mata yang berlangsung selama satu jam tersebut, Presiden secara khusus meminta laporan mendalam mengenai program strategis dan transformasi di tubuh Korps Bhayangkara.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut membahas stabilitas keamanan nasional serta kondisi umum di berbagai sektor strategis. "Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri untuk membahas hal terkait keamanan nasional dan situasi nasional," ujar Teddy di Jakarta, Jumat.

Fokus Transformasi Digital dan Profesionalisme

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah poin krusial yang sedang dijalankan Polri, di antaranya:

  • Transformasi Digital: Penguatan layanan publik berbasis digital untuk mempermudah akses masyarakat.
  • Reformasi SDM: Peningkatan profesionalisme anggota Polri yang dimulai sejak proses rekrutmen hingga masa kedinasan.
  • Kamtibmas: Upaya menjaga ketertiban masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi publik.

Sinergi Keamanan dan Investasi

Pertemuan di Hambalang hari ini tidak hanya melibatkan pucuk pimpinan Polri. Di saat yang bersamaan, Presiden Prabowo juga menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

Kehadiran dua tokoh penting ini mengindikasikan visi Presiden untuk menyelaraskan stabilitas keamanan dengan percepatan ekonomi. Kepada Menteri Rosan, Presiden memberikan arahan agar program hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia diperluas, mencakup sektor pertanian dan perikanan, tidak lagi terbatas pada energi dan mineral.

Hingga berita ini diturunkan, koordinasi antara lembaga keamanan dan kementerian teknis terus diperkuat guna memastikan seluruh program strategis nasional berjalan sesuai target yang ditetapkan pemerintah dalam Mata Uang Rupiah. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya