Kapolri Berangkatkan Guru PAUD hingga Buruh Tani Umrah Gratis

Rahmatul Fajri
20/4/2026 17:04
Kapolri Berangkatkan Guru PAUD hingga Buruh Tani Umrah Gratis
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KAPOLRI Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali menunjukkan kepedulian kemanusiaannya melalui program religi dan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Melalui kerja sama dengan Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI), sejumlah warga yang berprofesi sebagai Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ustazah TK-TPA, hingga buruh tani diberangkatkan menunaikan ibadah Umrah secara gratis.

Ketua MPPI, Zandre Badak, menjelaskan bahwa penerima anugerah Umrah gratis dari Kapolri ini difokuskan pada kalangan pejuang pendidikan nonformal dan pekerja kasar yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki dedikasi tinggi di lingkungannya.

"Pemberangkatan Umrah gratis dari Bapak Kapolri gelombang ke-3 ini akan dibagi dalam beberapa jadwal, yakni pada Maret, Juni, dan Juli 2026, menyesuaikan dengan agen travel di daerah masing-masing," ujar Zandre melalui keterangannya, Senin (20/4/2026).

Selain Umrah gratis, Kapolri juga mengucurkan bantuan berupa program bedah rumah bagi warga yang huniannya sudah tidak layak atau terdampak bencana. Salah satu sasarannya adalah seorang guru mengaji di Palembang yang kondisi rumahnya hampir roboh, sementara sang istri tengah berjuang melawan kelumpuhan.

Zandre menambahkan, kepedulian Kapolri tidak hanya terbatas pada satu golongan saja. Terdapat pula program Ziarah Hollyland ke Yerusalem bagi umat Kristiani serta bantuan renovasi rumah ibadah, baik musala maupun gereja.

"Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menunaikan ibadah dengan tenang dan memiliki rumah yang layak serta nyaman dihuni. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan," lanjut mantan manajer artis tersebut.

Pemberangkatan terdekat dijadwalkan pada 21 Maret, 21 Juni, dan 21 Juli 2026. Program ini diharapkan dapat mempererat kedekatan antara institusi Polri dengan masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan yang inklusif.

"Harapan kami, program ini memberikan dampak psikologis dan spiritual yang positif bagi para penerima manfaat," tutup Zandre. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya