15 Warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Desak Pelaku Baku Tembak Dibuka Terang

 Gana Buana
20/4/2026 19:08
15 Warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Desak Pelaku Baku Tembak Dibuka Terang
15 warga sipil tewas dalam baku tembak di Kembru Papua.(Dok. Antara)

TRAGEDI berdarah di Papua kembali menyita perhatian publik. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan, sedikitnya 15 warga sipil meninggal dunia dalam insiden baku tembak antara aparat dan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB) di Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang terjadi pada Selasa (14/4).

Dilansir dari Antara, Pigai menegaskan bahwa angka korban tersebut merupakan hasil pengumpulan data dari berbagai sumber, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.

Tak hanya korban jiwa, Kementerian HAM juga mencatat tujuh orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut, mempertegas dampak serius konflik bersenjata yang terjadi di wilayah sipil.

Peristiwa ini langsung menjadi perhatian utama Kementerian HAM. Pigai menilai, jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil menjadi alasan kuat negara untuk turun langsung mengusut kasus ini secara menyeluruh.

Lebih jauh, Kementerian HAM memutuskan mengambil alih penanganan kasus guna memastikan proses investigasi berjalan transparan dan tidak menyisakan keraguan publik.

Pigai bahkan menyoroti bahwa insiden terjadi pada siang hari, sehingga menurutnya identitas pelaku sebenarnya bukan hal yang sulit untuk diketahui oleh warga sekitar.

Ia pun melontarkan pernyataan tegas, meminta pihak yang terlibat untuk tidak bersembunyi dan segera mengakui perbuatannya demi keadilan.

“Peristiwa terjadi terang-terangan. Masyarakat di lokasi pasti mengetahui siapa pelakunya. Tidak perlu ditutup-tutupi, harus dibuka,” tegas Pigai.

Langkah pengambilalihan oleh Kementerian HAM diharapkan bisa membuka tabir peristiwa ini secara objektif, sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait siapa yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban sipil dalam konflik tersebut. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya