Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERINGNYA Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Papua merupakan penanda Jokowi memiliki komitmen kuat membangun Indonesia Sentris. Sedikitnya, sudah 15 kali Jokowi mengunjungi Bumi Cendrawasih.
"Kenapa Papua? Karena Presiden melihat dan berdasarkan data-data yang ada, Papua merupakan satu wilayah Indonesia yang kalau dibandingkan dengan saudara-saudaranya di luar Papua, perlu mendapatkan perhatian khusus misalnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, infrastruktur seperti bandara dan lain-lain," ujar Deputi V Bidang Politik, Keamanan, dan HAM Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani saat acara Primetime News dengan tema 'Jokowi-Amin Membangun Papua, Torang Bisa' di Metro TV, Kamis (20/10).
Komitmen Jokowi membangun Papua, menurut Jaleswari, diimplementasikan ke dalam Intruksi Presiden (Inpres). Dia menegaskan bahwa pada masa pemerintah Jokowi-Amin, Papua menjadi prioritas nasional.
Ia menerangkan bahwa Jokowi ingin menggagas terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan hal itu dimulai dari Papua. "Karena itu, Inpres Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua dan Papua Barat yang terbitkan bukan sekedar komitmen 15 kali saja tetapi itu diteruskan dengan terbitnya regulasi-regulasi dan itu ada di RPJMN," jelas Jaleswari.
Diawali dengan Inpres 9/2017 yang melibatkan 25 Kementerian/Lembaga termasuk Provinsi Papua dan Papua Barat. Kini menjadi Inpres 9/2020 ada 43 Kementerian/Lembaga yang diminta untuk melakukan percepatan pembangunan kesejahteraan Papua dan Papua Barat. "Lalu pada Kepres 20/2020 ini mengamanatkan bahwa Pak Wapres adalah yang sebagai Ketua Dewan Pengarah," jelasnya.
Jaleswari menambahkan, bahwa Pemerintahan Jokowi-Amin sangat concern pada generasi muda Papua. Dia mencontohkan dilaksanakananya Program Papua Kreatif.
"Misalkan dibangun Papua Kreatif dan itu misalnya bagaimana dipilih 1.000 enterpreneur muda dari Papua, petani milenial. Ada 9.600-an orang yang dipilih untuk soal teknologi informasi. Ini mungkin langkah kecil tetapi Presiden sudah meletakkan pondasi ini untuk masa depan," imbuh Jaleswari.
Hal senada juga dikatakan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Setwapres RI, Velix Wanggai. Ia mengingatkan bahwa Presiden dan Wakil Presiden menegaskan perlu ada sebuah semangat baru, paradigma baru, kemudian cara kerja baru untuk menghasilkan sebuah lompatan pembangunan di Papua.
Menurut Velix infrastruktur menjadi backbone atau tulang punggung di dalam berbagai percepatan pembangunan di Papua. Namun, pemerintahan Jokowi-Amin juga mewngikutsertakan pembangunan SDM-SDM Papua.
"Pengembangan ekonomi misalnya di wilayah pesisir dengan potensi perikanan, kemudian misalnya di pegunungan ada potensi kopi, di daerah selatan ada Kabupaten Fakfak potensi pala, cokelat, dan sebagainya,” jelas Velix. (RO/OL-15)
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Gubernur Matius Fakhiri menegaskan semangat otonomi daerah harus menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya di Papua.
Menteri Maruarar didampingi Billy Mambrasar dan Kepala BPS Amalia Adininggar bertemu masyarakat Papua dan mengajak pengusaha properti muda Papua agar terlibat dalam program nasional itu.
Pelaksanaan TKA SD di Kepulauan Yapen, Papua, berjalan lancar. Kisah murid yang menyeberang laut demi ujian jadi bukti semangat pendidikan hingga pelosok.
Gagasan tentang konektivitas besar di Tanah Papua bukan gagasan lahir tanpa dasar, melainkan bagian dari mata rantai pemikiran para pemimpin Papua dari masa ke masa.
Kemenhut juga akan memediasi kedua perusahaan untuk membahas penataan batas persekutuan atau kemungkinan solusi lain termasuk lahan pengganti.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa temuan ini bermula dari laporan masyarakat Desa Ngutok yang curiga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved