Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) akan melakukan ekspose atau gelar perkara hasil pemeriksaan mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terkait kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung Febrie Adriansyah.
Menurut Febrie, salah satu hasil ekspose akan menentukan rencana pemanggilan ulang Lutfi sebagai saksi. Pihaknya mengakui keterangan Lutfi sudah cukup dan belum mengagendakan pemeriksaan lanjutan.
Baca juga: Muhammad Lutfi Diperiksa Kejaksaan Agung
"Sementara belum (ada rencana pemanggilan lagi). Ini masih dianalisa sama Dirdik (Direktur Penyidikan) sih BAP-nya (berita acara pemeriksaan). Nanti diekspose lah," jelas Febrie saat dikonfirmasi, Jumat (24/6).
Sebelumnya, Dirdik JAM-Pidsus Supardi menyatakan bahwa hasil keterangan yang digali oleh penyidik dari Lutfi pada Rabu (22/6) lalu, sudah cukup. Pihaknya mencecar Lutfi dengan 15 pertanyaan lebih.
Baca juga: Kejagung Sita Beberapa Dokumen dari Eks Mendag Lutfi
Adapun materi pertanyaan berkutat soal kebijakan di Kemendag terkait ekspor CPO. Ini termasuk harga eceran tetap (HET), ketentuan ekspor, kebijakan pemenuhan pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO) dan penerbitan persetujuan ekspor (PE)
Sebelumnya, Lutfi menjalani pemeriksaan selama 12 jam. Dirinya mengakui telah menjawab semua pertanyaan penyidik dengan sebenar-benarnya. Serta, menegaskan bahwa kehadirannya sebagai saksi merupakan wujud rakyat yang taat dengan hukum.
Kejagung sendiri telah menetapkan anak buah Lutfi, yakni Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, sebagai tersangka pada April lalu.(OL-11)

Sebanyak saksi itu merupakan pihak swasta dengan inisial NC, MTN, MMY, perwakilan PT IBS, SI, dan WLD. KPK berharap mereka semua kooperatif.
CKG tidak berhenti pada proses skrining, tetapi dilanjutkan dengan pencegahan dan penanganan yang terintegrasi secara gratis.
Tersangka lainnya berinisial HYL selaku Dirut PT Praba telah diperiksa Selasa, 18 November 2025. Namun, apa saja materi pemeriksaan tidak dipublikasikan.
Stroke pada anak-anak banyak terjadi karena ditemukan kelainan jantung, kelainan pembuluh darah, atau dalam beberapa kasus karena gizi buruk.
KPK juga menyampaikan sedang berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian keuangan negara dalam kasus kuota haji tersebut.
Kejagung membuka penyelidikan soal pengoplosan beras dan penyimpangan harga jual beras. Perkara ini dibuka untuk menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Adapun ketiga tersangka baru tersebut antara lain adalah HS (Hendry Sulfian) selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah
Profil lengkap Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi tambang nikel oleh Kejaksaan Agung.
Perbandingan pernyataan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto saat pelantikan April 2026 dengan status tersangka yang kini ditetapkan Kejagung.
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Simak rekam jejaknya di sini.
Uang tersebut diduga diberikan untuk mengatur dan membantu perusahaan keluar dari permasalahan terkait perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved