Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan menjadwalkan ulang rapat koordinasi untuk membalas surat Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sedianya, rapat diselenggarakan hari ini, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam Rina P Soemarno saat dikonfirmasi belum bisa memastikan kapan rapat koordinasi akan digelar. Namun ia menegaskan surat Dewan HAM PBB melalui Prosedur Khusus dan Pemegang Mandat atau Special Procedures Mandate Holders (SPMH) itu akan dibalas.
"(Indonesia) Selalu (menjawab). Negara-negara harus menjawab. Kalau enggak menjawab, (nanti) ketahuan kenapa enggak menjawab, pasti ada yang disembunyikan," kata Rina kepada mediaindonesia.com.
Menurut Rina, menjawab surat Dewan PBB tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia untuk menegakan HAM sebagai negara demokrasi. Dengan meresponnya, Indonesia sekaligus menegaskan diri sebagai negara yang akuntabel.
Baca juga: Anggota DPR: Pembelian Rafale harus Diikuti Penguatan Industri dalam Negeri
Nantinya, Indonesia akan menjawab beberapa pertanyaan mengenai penghilangan paksa, penggunaan kekerasan berlebihan, penyiksaan, dan pemindahan paksa, serta pengungsi internal orang asli Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat. Rina juga mengatakan surat jawaban Indonesia akan berisi penjelasan proses hukum yang telah dijalankan.
"Kenapa kita melakukan A? Karena ada (faktor) sebelum-sebelunya, akhirnya terpaksa kita melakukan A. Tapi yang jelas semuanya sudah dibawa ke ranah hukum loh," jelasnya.
SPMH merupakan mandat di bawah Dewan HAM PBB yang diisi oleh para ahli, pelapor khusus, dan kelompok kerja terkait isu HAM. Menurut Rina, SPMH biasa mendapat dan menampung aduan dari pihak manapun.
Dalam penyusunan surat jawaban ke Dewan HAM PBB, Rina menegaskan pihaknya hanya bertindak sebagai koordinator. "Kita (Kemenko Polhukam) mengkoordinasikan rapat. Bahan-bahannya ya nanti diolah, ada timnya."
"Ini masih proses awal, ngumpulin data dulu dari orang-orang," tandasnya. (P-5)
Indonesia resmi memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa. Simak agenda strategis RI, mulai dari hak pangan anak hingga isu Palestina dan Ukraina.
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu RI) mengatakan Indonesia akan melaksanakan tugas sebagai Presiden Dewan HAM PBB secara objektif dan inklusif.
MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah Indonesia bersyukur terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB
Menko Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan Indonesia akan netral dan objektif saat menjalankan tugas sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB
Indonesia resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk masa jabatan 2026. Mandat tersebut diberikan pada 8 Januari 2026 dalam sidang Dewan HAM PBB di Jenewa.
Gubernur Matius Fakhiri menegaskan semangat otonomi daerah harus menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya di Papua.
Menteri Maruarar didampingi Billy Mambrasar dan Kepala BPS Amalia Adininggar bertemu masyarakat Papua dan mengajak pengusaha properti muda Papua agar terlibat dalam program nasional itu.
Pelaksanaan TKA SD di Kepulauan Yapen, Papua, berjalan lancar. Kisah murid yang menyeberang laut demi ujian jadi bukti semangat pendidikan hingga pelosok.
Gagasan tentang konektivitas besar di Tanah Papua bukan gagasan lahir tanpa dasar, melainkan bagian dari mata rantai pemikiran para pemimpin Papua dari masa ke masa.
Kemenhut juga akan memediasi kedua perusahaan untuk membahas penataan batas persekutuan atau kemungkinan solusi lain termasuk lahan pengganti.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa temuan ini bermula dari laporan masyarakat Desa Ngutok yang curiga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved