Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUKTAMAR Ke 34 Nahdlatul Ulama resmi dimajukan pelaksanaannya pada tanggal 17 hingga 19 Desember 2021 mendatang Di Bandar Lampung Dan Lampung Tengah. Kegiatan ini rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
"Alhamdulillah, muktamar hampir mendekati final. Penyelenggaraannya akan dilaksanakan pada 17, 18, dan 19. Ini adalah perintah Rais Aam kepada Panitia SC maupun OC," ujar Ketua Panitia Daerah Muktamar ke-34 NU Moh Mukri, hari ini.
Mukri menjelaskan, pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi (PWNU) Lampung mengaku siap menjadi tuan rumah karena sudah mematangkan segala daya dukung dan fasilitas.
Baca juga: PBNU Didesak Segera Gelar Pleno Tentukan Pelaksanaan Muktamar
"Muktamar kali ini disederhanakan, karena berlangsung di suasana COVID-19 dan kita harus menjaga prokes. Nanti kita akan batasi setiap PC dan PW maksimal 3 orang," katanya.
Terkait mekanisme penyelenggaraan, Mukri menyebut Muktamar ke-34 NU kali ini bakal berlangsung dengan metode sistem hybrid. Forum ini akan menggabungkan atau mengombinasikan kegiatan tatap muka (offline) dan daring (online).
"Nanti pembukaan berada di satu titik dan peserta lainnya juga ada di titik lain dengan layar lebar. Ini upaya kita bersama-sama teap menjaga protokol kesehatan tanpa menghilangkan substansi kegiatan," imbuhnya.
Ketua PWNU Lampung itu mengaku sudah berkoordinasi bersama panitia daerah, pimpinan daerah dan stakeholder terkait lainnya.
“Dari hasil terakhir bersilahturahmi dengan Kapolda, Danrem, dan Gubernur Lampung, semua menyatakan siap memberi dukungan penuh," pungkasnya. (OL-4)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
DESAKAN agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar NU terus menguat. Kali ini, Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendesak muktamar
Rangkaian menuju Muktamar ke-35 sendiri akan didahului oleh Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) pada April 2026.
TOKOH Nahdatul Ulama (NU) HRM. Khallilur R Abdullah Sahlawiy atau biasa disapa Gus Lilur mengingatkan, penyelenggaraan Muktamar NU mendatang harus bebas dari politik uang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved