Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengakui telah menembak mati Ali Mom (16), pelajar SMA di Kabupaten Puncak, Papua, pada Kamis (15/4) malam. Pasalnya, ungkap, Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom, korban dianggap sebagai mata-mata Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Informasi dari Puncak tadi malam terjadi penembakan atas nama Ali Mom,” katanya ketika dikonfirmasi Media Indonesia melalui pesan singkat, Jumat
Sebby mengakui apabila korban merupakan siswa SMA Negeri 1 Ilaga, Papua. Namun, ungkapnya, Ali Mom juga dianggap sebagai anggota provokator/Intelijen binaan militer Indonesia. Bahkan sejumlah informasi menyebutkan Ali Mom mempunyai senjata tajam.
Baca juga ; KKB Kembali Tembak Warga Sipil di Papua, Satu Orang Tewas
Sebelum menembak mati Ali Mom, TPNPB juga telah menembak mati dua orang guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak dan seorang tukang ojek.
“Guru Sekolah Dasar yang ditembak mati di Beoga itu adalah mata-mata TNI/Polri yang telah lama di Identifikasi oleh TPNPB. Oleh karena itu tidak ragu-ragu ditembak oleh Pasukan TPNPB,” tegas Sebby. (OL-7)
Gubernur Matius Fakhiri menegaskan semangat otonomi daerah harus menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya di Papua.
Menteri Maruarar didampingi Billy Mambrasar dan Kepala BPS Amalia Adininggar bertemu masyarakat Papua dan mengajak pengusaha properti muda Papua agar terlibat dalam program nasional itu.
Pelaksanaan TKA SD di Kepulauan Yapen, Papua, berjalan lancar. Kisah murid yang menyeberang laut demi ujian jadi bukti semangat pendidikan hingga pelosok.
Gagasan tentang konektivitas besar di Tanah Papua bukan gagasan lahir tanpa dasar, melainkan bagian dari mata rantai pemikiran para pemimpin Papua dari masa ke masa.
Kemenhut juga akan memediasi kedua perusahaan untuk membahas penataan batas persekutuan atau kemungkinan solusi lain termasuk lahan pengganti.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa temuan ini bermula dari laporan masyarakat Desa Ngutok yang curiga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved