Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berencana akan memeriksa dokter gigi dan lift di lantai 6 gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (6/10) di Mabes Polri, Jakarta.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, menuturkan pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk tindaklanjut dari hasil analisis dan evaluasi (anev) pada Jumat, 2 Oktober silam.
"Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang ahli, yakni ahli gigi, ahli kebakaran, Kementerian Keseshatan, ahli DNA, dan ahli Digital Forensik Puslabfor," ungkap Awi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/10).
Tak hanya memeriksa para ahli, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap lift yang ada di Gedung Korps Adhyaksa itu.
Awi menjelaskan tim penyidik akan memerimsa timbol lift bersama dengan pembuat lift, Mitsubishi Eletric.
Awi membeberkan, penyidik juga telah membuat konsep pertanyaan dan pendalaman pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di lantai 6 gedung.
Sebelumnya, Awi menuturkan bakal segera mengumumkan tersangka terkait dengan kebakaran Kejagung.
Sejauh ini, Polri telah memanggil 11 saksi, termasuk petugas kebersihan yang disebut memiliki rekening gendut Rp100 juta. (OL-4)
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Adapun ketiga tersangka baru tersebut antara lain adalah HS (Hendry Sulfian) selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah
Profil lengkap Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi tambang nikel oleh Kejaksaan Agung.
Perbandingan pernyataan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto saat pelantikan April 2026 dengan status tersangka yang kini ditetapkan Kejagung.
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Simak rekam jejaknya di sini.
Uang tersebut diduga diberikan untuk mengatur dan membantu perusahaan keluar dari permasalahan terkait perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved